Ke Bareskrim, Bahlil Bikin Aduan Pencatutan Namanya soal Izin Tambang
Selasa, 19 Maret 2024 - 21:12 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia membuat aduan ke Bareskrim Polri atas pencatutan namanya dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP), Selasa (19/3/2024). Foto/Riana Rizkia/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membuat aduan ke Bareskrim Polri atas pencatutan namanya dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP).
"Saya datang ke Bareskrim Polri untuk memenuhi komitmen saya dalam rangka meluruskan berita yang terindikasi bahwa di Kementerian saya ada yang mencatut nama saya lewat proses perizinan pemulihan IUP," kata Bahlil di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (19/3/2024).
Bahlil meminta, Bareskrim Polri untuk dapat menangani persoalan ini secara hukum. Karena, informasi yang berkembang mencemarkan nama baiknya.
"Hari ini saya, sebagai bentuk keseriusan saya, untuk merasa dirugikan nama baik saya. Jadi, saya minta untuk dilakukan proses secara hukum," ucapnya.
Baca juga: Soal Izin Tambang, Menteri Bahlil Dilaporkan ke KPK
"Transparan saja, jadi sebagai bentuk kebijakan dan keseriusan saya dalam proaktif untuk melakukan proses apa yang diberitakan kemarin," sambungnya.
"Saya datang ke Bareskrim Polri untuk memenuhi komitmen saya dalam rangka meluruskan berita yang terindikasi bahwa di Kementerian saya ada yang mencatut nama saya lewat proses perizinan pemulihan IUP," kata Bahlil di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (19/3/2024).
Bahlil meminta, Bareskrim Polri untuk dapat menangani persoalan ini secara hukum. Karena, informasi yang berkembang mencemarkan nama baiknya.
"Hari ini saya, sebagai bentuk keseriusan saya, untuk merasa dirugikan nama baik saya. Jadi, saya minta untuk dilakukan proses secara hukum," ucapnya.
Baca juga: Soal Izin Tambang, Menteri Bahlil Dilaporkan ke KPK
"Transparan saja, jadi sebagai bentuk kebijakan dan keseriusan saya dalam proaktif untuk melakukan proses apa yang diberitakan kemarin," sambungnya.
Lihat Juga :