Pemeran Film Dirty Vote Dorong Pengadilan Rakyat Bongkar Kecurangan Pemilu 2024
Selasa, 05 Maret 2024 - 23:53 WIB
“Secara psikologis rakyat merasakan ada yang tidak beres pada pemilu. Begitu menyaksikan film terkonfirmasi. Politisi, mahasiswa, dan guru besar yang menyaksikan itu gelisah dan merasa tidak nyaman dengan situasi ini,” ungkapnya.
Menurut Feri, publik sudah cukup layak untuk membuat pengadilan rakyat soal kecurangan pemilu dan masyarakat sipil bisa membuktikan betapa masifnya kecurangan yang terjadi.
Dia mencontohkan pengadilan rakyat di Belanda yakni International Peoples Tribunal untuk membahas kasus pelanggaran HAM di Indonesia pada periode 1965-1966 oleh kelompok-kelompok masyarakat. Sidang digelar di Den Haag Belanda pada 10 November 2015.
Feri menuturkan dugaan kecurangan Pemilu 2024 terkait dengan abuse of power. Kecurangan tidak bisa hanya mempertimbangkan C Hasil karena C Hasil dihasilkan dari proses kecurangan sebelum pencoblosan.
Kecurangan dilakukan melalui abuse of power dan pengadilan rakyat bisa memotret penyalahgunaan kekuasaan tersebut.
Menurut Feri, publik sudah cukup layak untuk membuat pengadilan rakyat soal kecurangan pemilu dan masyarakat sipil bisa membuktikan betapa masifnya kecurangan yang terjadi.
Dia mencontohkan pengadilan rakyat di Belanda yakni International Peoples Tribunal untuk membahas kasus pelanggaran HAM di Indonesia pada periode 1965-1966 oleh kelompok-kelompok masyarakat. Sidang digelar di Den Haag Belanda pada 10 November 2015.
Feri menuturkan dugaan kecurangan Pemilu 2024 terkait dengan abuse of power. Kecurangan tidak bisa hanya mempertimbangkan C Hasil karena C Hasil dihasilkan dari proses kecurangan sebelum pencoblosan.
Kecurangan dilakukan melalui abuse of power dan pengadilan rakyat bisa memotret penyalahgunaan kekuasaan tersebut.
Lihat Juga :