Pengamat Sebut Meroketnya Suara PSI Tak Masuk Akal

Minggu, 03 Maret 2024 - 12:17 WIB
Sama seperti ketika menjawab permasalah hilangnya suara pasangan calon presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, KPU dapat menyampaikan permasalahan yang terjadi di lapangan. KPU dapat meberikan penjelasan secara gamblang akan kondisi tersebut.

"Saya kira untuk PSI ini KPU bisa menyampaikan kepada publik. Apa yang membuat suara PSI dalam hitungan hari melesat tinggi dibandingkan dengan partai-partai yang lain. Sehingga tidak ada tudingan tindingan lain," pungkasnya.

Sebelumnya, raihan suara PSI terpotret melonjak tajam dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, raihan suara partai yang dipimpin putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, itu mendekati ambang batas parlemen 4 persen.

Berdasarkan data real count KPU yang dipublikasikan di Sirekap pada Senin (26/2/2024) pukul 06.00 WIB, PSI mendapatkan 2.001.493 suara atau 2,68 persen. Data itu diolah dari rekapitulasi suara di 530.776 TPS.

Suara itu terus melonjak hingga Sabtu (2/3/2023) pukul 13.00 WIB. Hasil real count dari 541.260 TPS menunjukkan PSI mendulang 2.399.469 suara atau 3,13 persen.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!