Produk UMKM Kembali Ramaikan Gelaran F1 Poweboat Danau Toba 2024

Sabtu, 02 Maret 2024 - 18:41 WIB
“Tahun lalu saya hanya menjual kopi di pinggir jalan ini, tapi sekarang mulai menjual kain Ulos. Barusan ada yang membeli kain warna putih, katanya dari Bali,” kata Embun.

Dia mengaku optimistis bisa menjual lebih banyak produk Ulos yang didapatkannya dari para pengrajin kecil di Kabupaten Tarutung. Sebab, dalam beberapa hari menempati booth yang disiapkan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu, sudah banyak pengunjung yang membeli maupun hanya sekadar bertanya dan melihat-lihat.

“Harganya tidak mahal, Ulos buatan mesin harganya Rp150 ribu, sedangkan untuk yang tenun tangan harganya lebih mahal, Rp180 ribu. Ini bisa dipakai laki-laki dan perempuan juga,” pungkasnya.

Sebelumnya, stakeholder Manajemen Panitia Nasional F1H2O Danau Toba, Gresita Siahaan mengatakan, pihaknya telah meminta pemerintah daerah setempat untuk mengkurasi jumlah UMKM yang berada di sisi luar venue utama, agar penataannya bisa rapi dan menarik.

"Jadi di dalam venue utama ada 20 UMKM, kemudian untuk di luar, kami sudah berkoordinasi dengan pemkab untuk mengkoordinasikan kepada para pelaku usaha,” ujar Gresitea.

Panitia juga meminta agar pemda mengarahkan para pelaku usaha yang memiliki kafe atau tempat makan di sekitar lokasi balapan untuk berkreasi menawarkan paket wisatanya, baik berupa penjualan makanan dan minuman, sekaligus tempat untuk menonton perlombaan jet air tersebut.

"Silakan pemilik kafe membuat package bundling (pengelompokan paket). Jadi sambil makan dan minum bisa juga menonton bagi konsumen atau wisatawan," ujar dia.

Pembalap Uji Coba Lintasan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!