KPU Kena Ultimatum: Perbaiki Sirekap 1x24 Jam atau Diadukan ke DKPP

Rabu, 28 Februari 2024 - 19:16 WIB
"Pengembangan Sirekap KPU menggunakan APBN yang sangat besar sekitar Rp3,5 Miliar (Data ICW) sehingga kami berkepentingan untuk melakukan pengawalan penggunaannya secara transparan dan berjalan sesuai ketentuan dan harus dihentikan," ujarnya.

Dia mengajak masyarakat peduli dan mengawal pelaksanaan demokrasi agar pemilu berjalan jujur dan adil serta transparan.

"Mengajak seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap pelaksanaan demokrasi untuk bersama dan mengawal pemilu yang jujur, adil, serta transparan," ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!