Program Prabowo-Gibran Dibahas di Rapat Kabinet Semakin Tunjukkan Keberpihakan Jokowi

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:38 WIB
“Sekarang mungkin transisi itu tidak lagi seperti dulu, perpindahan dari Pak SBY ke Pak Jokowi, tapi yang menang meneruskan, tapi itu secara etika enggak tepat," sambung Wawan Sobari.

Menurutnya, secara prinsip etika politik ada dua hal yang ditekannya, salah satunya tidak boleh konflik kepentingan di dalam kebijakan. Di sana ia melihat ada benturan kepentingan, apalagi Jokowi masih menjabat sebagai presiden.

"Kemudian yang kedua adalah tetap sesuai dengan aturan, tapi saya enggak bisa menjawab yang aturan, itu harus dikaji, aturan mana yang dilanggar misalnya dengan memasukkan ini kan uang negara, benturan kepentingan ini sudah tampak sekali," tuturnya.

Selain itu, dosen di Program Studi (Prodi) Ilmu Politik FISIP UB ini menilai pembahasan program makan siang yang diusung Prabowo- Gibran menegaskan kian keberpihakannya Jokowi kepada paslon nomor urut 2 itu.

“Sebenarnya itu justru memperkuat lebih keberpihakan, ketika semua pasangan dan kandidat akan mengatakan, menunggu hasil yang ditetapkan KPU. Tapi hasil KPU belum keluar, program 02 sudah disiapkan untuk masuk APBN 2025, itu sebenarnya makin menunjukkan secara eksplisit tentang keberpihakan,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!