Dugaan Suara Perindo Dialihkan ke Partai Lain, Yusuf Lakaseng: Kalau Ini Terjadi Rakyat Akan Marah
Senin, 26 Februari 2024 - 09:58 WIB
Ketua Bidang Politik DPP Partai Perindo Yusuf Lakaseng menduga adanya upaya pengalihan suara Perindo ke partai lain. FOTO/DOK.MPI
JAKARTA - Perolehan suara Partai Perindo pada Pemilu 2024 dari hari ke hari makin menyusut. Ketua Bidang Politik DPP Partai Perindo Yusuf Lakaseng menduga adanya upaya pengalihan suara Perindo ke partai lain.
Dia melihat permasalahan pada aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum selesai. Ditambah lagi dengan adanya penghentian perhitungan suara di tingkat Kecamatan.
"Ini memang sangat mungkin ya dialihkan. Apalagi memang titik krusial kecurangan itu adalah saat penghitung di TPS dan kemudian pindah saat penghitungan di kecamatan," ujar Yusuf kepada redaksi iNews, Minggu (25/2/2024) malam.
"Nah Sirekap ini bermasalah dalam proses perjalanan ini dan karena permasalahan Sirekap ini lalu proses perhitungan di Kecamatan di hentikan nah itu banyak hantunya ini ya," sambungnya.
Dia juga menyinggung, hasil quick count yang dirilis beberapa lembaga survei jika Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak bisa lolos ke Senayan. Sebab perolehan suaranya di bawah 4% yang artinya di tidak memenuhi syarat masuk ke Parlemen.
"Apalagi kita lihat ada partai anaknya pak presiden yang mengklaim partainya presiden ini oleh quick count tidak mencukupi lolos parliamentary sedangkan mereka ngebet banget ini untuk lolos," katanya.
Dia melihat permasalahan pada aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum selesai. Ditambah lagi dengan adanya penghentian perhitungan suara di tingkat Kecamatan.
"Ini memang sangat mungkin ya dialihkan. Apalagi memang titik krusial kecurangan itu adalah saat penghitung di TPS dan kemudian pindah saat penghitungan di kecamatan," ujar Yusuf kepada redaksi iNews, Minggu (25/2/2024) malam.
"Nah Sirekap ini bermasalah dalam proses perjalanan ini dan karena permasalahan Sirekap ini lalu proses perhitungan di Kecamatan di hentikan nah itu banyak hantunya ini ya," sambungnya.
Dia juga menyinggung, hasil quick count yang dirilis beberapa lembaga survei jika Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak bisa lolos ke Senayan. Sebab perolehan suaranya di bawah 4% yang artinya di tidak memenuhi syarat masuk ke Parlemen.
"Apalagi kita lihat ada partai anaknya pak presiden yang mengklaim partainya presiden ini oleh quick count tidak mencukupi lolos parliamentary sedangkan mereka ngebet banget ini untuk lolos," katanya.
Lihat Juga :