Timnas AMIN Anggap Kecurangan Pilpres 2024 Jauh Lebih Dahsyat

Kamis, 15 Februari 2024 - 22:15 WIB
"Ada yang berupa kekhilafan ada yang berupa kesengajaan itu semuanya angka," ungkapnya.

Lantas dia mencontohkan untuk hasil suara di luar negeri misalnya di Kinabalu, Malaysia untuk angkanya melambung tinggi. "Di situ ada angka yang fantastis, saya masih ingat nomor 1 kalau tidak salah cuma dapat 22, nomor 2 dapat 77, nomor 3 dapat 36. Itu di C1,” katanya.

“Tapi di C hasilnya nomor 1 alhamdulillah 22, nomor 2 (total) 8.077, dan nomor 3 (total) 80.032. Jadi kebayang itu angka itu fantastis sekali. Tapi yang menarik begitu angka itu dikeluarkan, KPU buru-buru kemudian melakukan revisi. Bisa jadi kecurangan itu tersebar, berserak, dan luar biasa. Ini ada yang ribuan dan puluhan ribu enggak masuk akal ketidakwarasan itu terjadi dalam angka," sambungnya.

Kedua, terkait proses manajemen kepemiluan yang dinilai tidak dilakukan secara baik. Saat ini sistem IT milik KPU dinilai tidak berfungsi dengan baik.

"Kita mendapatkan hari ini masalah-masalah yang berkaitan dengan sistem IT KPU yang tiba-tiba shutdown dan informasi-informasinya yang sebagiannya tidak bisa diakses,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!