Menteri PUPR Tambah Air Baku Tirta Bhagasasi Bekasi
Kamis, 15 Februari 2024 - 18:18 WIB
Basuki mengaku untuk mencapai kehidupan yang layak bagi masyarakat di negara-negara maju dibutuhkan air dan sanitasi. Seperti Portugal yang sudah memberikan layanan air minum kepada 99% penduduk negara itu.
Baca juga: Perumda Tirta Bhagasasi Salurkan Air Bersih ke Masyarakat Terdampak Kebocoran Pipa
"Jadi kalau untuk layak itu air dan sanitasi. Kalau di Indonesia air dan sanitasi untuk (mengatasi) stunting. Sedangkan untuk mencapai kemakmuran rakyat maka butuh konektivitas," kata Basuki.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim mengatakan kapasitas cakupan layanan air bersih baru mencapai 40% dari total jumlah penduduk dengan kebutuhan air baku sebanyak 4.600 liter per detik.
"Ini menyebabkan keterbatasan cakupan layanan air bersih di sebagian besar wilayah terutama di utara seperti Kecamatan Babelan dan Tarumajaya," katanya.
Pihaknya bersama Pemkab Bekasi pada awal pekan ini telah mengunjungi Kementerian PUPR untuk meminta penambahan debit air baku kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air serta Direktorat Air Tanah dan Baku.
Baca juga: Perumda Tirta Bhagasasi Salurkan Air Bersih ke Masyarakat Terdampak Kebocoran Pipa
"Jadi kalau untuk layak itu air dan sanitasi. Kalau di Indonesia air dan sanitasi untuk (mengatasi) stunting. Sedangkan untuk mencapai kemakmuran rakyat maka butuh konektivitas," kata Basuki.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim mengatakan kapasitas cakupan layanan air bersih baru mencapai 40% dari total jumlah penduduk dengan kebutuhan air baku sebanyak 4.600 liter per detik.
"Ini menyebabkan keterbatasan cakupan layanan air bersih di sebagian besar wilayah terutama di utara seperti Kecamatan Babelan dan Tarumajaya," katanya.
Pihaknya bersama Pemkab Bekasi pada awal pekan ini telah mengunjungi Kementerian PUPR untuk meminta penambahan debit air baku kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air serta Direktorat Air Tanah dan Baku.
Lihat Juga :