Bivitri Tegaskan Film Dirty Vote Tidak Bertujuan Membuat Orang Lompat Pilihan atau Golput
Selasa, 13 Februari 2024 - 20:19 WIB
Dia menuturkan bahwa dalam film yang dibahas bersama Feri Amsari dan Zainal Arifin Mochtar itu memperlihatkan kekuasaan yang luar biasa dari seorang kepala negara. Menurutnya, kekuasaan yang disalahgunakan itu pun berdampak sekali pada demokrasi di Indonesia.
"Ternyata bisa terlihat bagaimana kekuasaan luar biasa dari seorang kepala pemerintahan dan kepala negara di sebuah negara presidential itu begitu disalahgunakan itu luar biasa sekali impactnya pada demokrasi Indonesia sampai pengadilan sekelas Mahkamah Konstitusi (MK) pun bisa dibusukkan dari dalam dengan kekuasaan itu. Itu yang sebenarnya yang ingin kami ceritakan," tuturnya.
Lebih lanjut, Bivitri menyebut terlalu receh jika hanya mengurus atau mengubah pilihan orang dalam pesta demokrasi lima tahunan itu. Ia lebih mementingkan demokrasi di Tanah Air.
Baca juga: Bivitri Susanti: Pesan Utama Film Dirty Vote Kekuasaan Bisa Disalahgunakan untuk Kepentingan Politik
"Kalau orang pilih mana kek buat kami itu terlalu receh buat diurus yang lebih penting adalah demokrasi kita," tutupnya.
"Ternyata bisa terlihat bagaimana kekuasaan luar biasa dari seorang kepala pemerintahan dan kepala negara di sebuah negara presidential itu begitu disalahgunakan itu luar biasa sekali impactnya pada demokrasi Indonesia sampai pengadilan sekelas Mahkamah Konstitusi (MK) pun bisa dibusukkan dari dalam dengan kekuasaan itu. Itu yang sebenarnya yang ingin kami ceritakan," tuturnya.
Lebih lanjut, Bivitri menyebut terlalu receh jika hanya mengurus atau mengubah pilihan orang dalam pesta demokrasi lima tahunan itu. Ia lebih mementingkan demokrasi di Tanah Air.
Baca juga: Bivitri Susanti: Pesan Utama Film Dirty Vote Kekuasaan Bisa Disalahgunakan untuk Kepentingan Politik
"Kalau orang pilih mana kek buat kami itu terlalu receh buat diurus yang lebih penting adalah demokrasi kita," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :