Frans Magnis Suseno Soroti Calon Pemimpin yang Tak Peduli Etika

Sabtu, 10 Februari 2024 - 17:56 WIB
Ia mengaku heran dan khawatir dengan kondisi demokrasi bangsa saat ini yang membuat gelisah hampir semua pihak. "Apakah demokrasi sekarang mau dibongkar kembali oleh tanda-tanda yang kita tahu semua cawe-cawe, tekanan, berpihak," katanya.

Menurut Romo Magnis Suseno menjelaskan, publik memiliki kesadaran bahwa seorang presiden harus betul-betul menjadi pelindung dan pengayom seluruh masyarakat, tidak boleh berpihak.

"Lalu masuk anak presiden yang mendapatkan kedudukan sebagai cawapres (calon wakil presiden) hanya dengan dua pelanggaran etika yang keras," katanya.

Franz Magnis juga heran dengan tidak adanya reaksi dari pemerintah yang ada saat ini. "Yang mengejutkan saya kok tidak ada reaksi dari Presiden dan lain-lain. Kok modelnya seperti anjing menggonggong khafilah berlalu," paparnya.

Ia kemudian membahas ucapan seorang calon pemimpin bangsa yang justru tidak memperdulikan hal tersebut. "Peduli amat yang mereka teriaki di masyarakat ucapan seorang calon yang mungkin bingung atau tertekan saat ditanya mengenai etika. Etika, etika, etika, ndasmu etika," ucap Magnis Suseno menirukan ucapan calon pemimpin tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!