Romo Magnis: Kalau Presiden Terbuka Mendukung Satu Pihak, Mengancam Persatuan Bangsa
Sabtu, 10 Februari 2024 - 00:11 WIB
Budayawan tersebut juga menyinggung soal pencalonan Gibran Rakabuming Raka , putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai wakil presiden dari capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
"Gibran, dia bisa menjadi calon wakil presiden karena dua kali terjadi pelanggaran etika yang berat, sekali oleh MK dan sekali oleh KPU, bagaimana itu? Dan sistem berjalan terus, anjing menggonggong, kafilah berlalu," ucapnya.
Menurut Romo Magnis, kepala negara seharusnya dapat memastikan demokrasi berjalan dengan sebagaimana mestinya. "Saya merasa seharusnya presiden menanggapi hal itu," katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak akan berkampanye di Pemilu 2024. Hal ini ditegaskan Jokowi di sela kunjungan kerja di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Rabu (7/2/2024).
Awalnya Jokowi ditanya awak media terkait kabar akan ikut berkampanye pada hari terakhir kampanye tanggal 10 Februari 2024. “Yang bilang siapa?” tanya Jokowi kepada awak media.
"Gibran, dia bisa menjadi calon wakil presiden karena dua kali terjadi pelanggaran etika yang berat, sekali oleh MK dan sekali oleh KPU, bagaimana itu? Dan sistem berjalan terus, anjing menggonggong, kafilah berlalu," ucapnya.
Menurut Romo Magnis, kepala negara seharusnya dapat memastikan demokrasi berjalan dengan sebagaimana mestinya. "Saya merasa seharusnya presiden menanggapi hal itu," katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak akan berkampanye di Pemilu 2024. Hal ini ditegaskan Jokowi di sela kunjungan kerja di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Rabu (7/2/2024).
Awalnya Jokowi ditanya awak media terkait kabar akan ikut berkampanye pada hari terakhir kampanye tanggal 10 Februari 2024. “Yang bilang siapa?” tanya Jokowi kepada awak media.
Lihat Juga :