Sivitas Akademika Kritik Jokowi, Ikrar Nusa Bhakti: Aksi Seperti 98 Bukan Mustahil Terjadi
Senin, 05 Februari 2024 - 20:53 WIB
"Kalau gerakan seperti itu (aksi 98) belum sampai ke sana, karena para guru besar dan dosen itu masih pada taraf jaga pemilu," katanya.
Seperti diketahui, Universitas Gadjah mada (UGM) menjadi kampus pertama yang mengumumkan keresahannya terkait kondisi demokrasi Indonesia. Ini terkait kritiknya kepada Presiden Jokowi yang seharusnya bisa menjaga wibawa seorang negarawan.
Keresahan yang disampaikan UGM ini disusul oleh kampus ternama lainnya dari berbagai kota di Indonesia. Semuanya resah atas situas politik Tanah Air menjelang Pemilu 2024.
Ikrar mengungkapkan, jika kecurangan pemilu masih terus terjadi di masa mendatang, aksi atau gerakan dari kalangan akademisi kampus yang semakin keras masih berpotensi terjadi.
"Bukan mustahil penyatuan antara dosen dan juga mahasiswa itu akan terjadi, yang saya maksud itu adalah gerakan-gerakan mahasiswa akan bergerak kembali," ujarnya.
Seperti diketahui, Universitas Gadjah mada (UGM) menjadi kampus pertama yang mengumumkan keresahannya terkait kondisi demokrasi Indonesia. Ini terkait kritiknya kepada Presiden Jokowi yang seharusnya bisa menjaga wibawa seorang negarawan.
Keresahan yang disampaikan UGM ini disusul oleh kampus ternama lainnya dari berbagai kota di Indonesia. Semuanya resah atas situas politik Tanah Air menjelang Pemilu 2024.
Ikrar mengungkapkan, jika kecurangan pemilu masih terus terjadi di masa mendatang, aksi atau gerakan dari kalangan akademisi kampus yang semakin keras masih berpotensi terjadi.
"Bukan mustahil penyatuan antara dosen dan juga mahasiswa itu akan terjadi, yang saya maksud itu adalah gerakan-gerakan mahasiswa akan bergerak kembali," ujarnya.
(abd)
Lihat Juga :