Keluarga Besar Alumni Gontor Deklarasi Dukung Pasangan AMIN

Sabtu, 03 Februari 2024 - 10:21 WIB
Deklarasi ditandatangani oleh sejumlah tokoh alumni Gontor di antaranya, Prof Dien Syamsuddin, Hidayat Nurwahid, Prof Husnan Bey Fannani, KH Lalu Zulkifli Muhadli, KH Muhammad Daniel, KH Dawam Soleh, KH M Nasir Zein, KH Bachtiar Nasir, Prof Siswanto Masruri, serta sekitar 600 Kiai-Kiai Pimpinan Pesantren Alumni Gontor, Ketua IKPM Gontor Cabang se-Indonesia, dan ketua forum-forum Alumni Gontor.

Din Syamsudin menyampaikan, jaringan Gontor sejatinya adalah jaringan yang dahsyat karena loyalitas, ideologi, dan Gontor itu sejatinya adalah harakah (pergerakan). "Kalau antum semua menyampaikan ke semua santri, walisantri, maka ini akan menjadi gerakan yang dahsyat," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum FPAG KH Zulkifli Muhadli mengatakan, pertemuan alumni Gontor memberikan kesan mendalam. Ia mengapresiasi Ponpes Gontor yang masih diperhatikan para alumni.

"99% alumni Gontor sami'na wa atha'na. Kita punya kewajiban menegakkan agama di mana pun kita berada dan agama itu tidak bisa tegak tanpa seseorang pemimpin yang baik, ini adalah politik amar ma'ruf nahi munkar bukan politik praktis," kata Zulkifli Muhadli.

Para tokoh alumni Gontor dan Kiai Pesantren Alumni Gontor juga bersepakat deklarasi dukungan ke pasangan AMIN tidak mengatasnamakan Gontor sebagai institusi Lembaga Pendidikan Pesantren yang tetap menjunjung tinggi nilai 'Berdiri di Atas dan Untuk Semua Golongan'. Ini adalah murni gerakan alumni Gontor yang menginginkan sebuah perubahan. Prinsip berdiri di atas dan untuk semua Golongan tetap dijunjung tinggi, tapi bukan berarti netral ataupun diam terhadap kezaliman karena memilih pemimpin hanya dua pilihan yang baik atau yang buruk, dan memilih pemimpin yang baik harus diperjuangkan lewat sebuah gerakan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!