Mahfud MD Sebut Mundur dari Menko Polhukam Bukan karena Konflik tapi Kontestasi Politik

Jum'at, 02 Februari 2024 - 10:50 WIB
Mahfud MD menegaskan bahwa dirinya mundur sebagai Menko Polhukam bukan karena konflik politik, melainkan kontestasi politik yang sedang dijalaninya. Foto/MPI/Riana Rizkia
JAKARTA - Mahfud MD menegaskan bahwa dirinya mundur sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) bukan karena konflik politik, melainkan kontestasi politik yang sedang dijalaninya.

Hal itu ia sampaikan saat berpamitan kepada pegawai Kemenko Polhukam setelah berolahraga di kawasan Monumen Nasional (Monas). Baca juga: Mahfud MD Lari Pagi di Monas Sebelum Kemasi Barang di Kemenko Polhukam



"Karena secara resmi saya sudah mengajukan surat berhenti, minta berhenti kepada Presiden kemarin sore karena urusan politik," ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2024).

"Artinya bukan konflik, ya politik, saya masuk ke kontes politik menjadi pasangan calon wakil presiden," sambungnya.

Mahfud menjelaskan dirinya hari mundur karena tidak bisa menghindari conflict of interest saat menjabat sebagai Menko Polhukam dan mencalonkan diri sebagai pasangan Ganjar Pranowo.

"Saya mengundurkan diri ya sesudah mencoba 4 bulan atau 3 bulan sejak pencalonan di bulan Oktober itu, ternyata sangat sibuk. Meskipun dalam aturan itu boleh menjadi menteri sambil menjadi calon, boleh," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!