Hasto Yakin Gelombang Protes Akademisi ke Jokowi Terus Bermunculan
Kamis, 01 Februari 2024 - 17:12 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (1/2/2024). Foto/Felldy Utama
JAKARTA - Gelombang protes para akademisi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini bakal terus bermunculan. Sikap sejumlah sivitas akademika yang terdiri dari guru besar, dosen, mahasiswa hingga alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) diyakini akan diikuti perguruan tinggi lainnya.
“Ini kami yakini akan diikuti oleh perguruan tinggi yang lainnya. Ini bukan demi kemenangan kami, tetapi kemenangan rakyat agar rakyat juara. Ini demo demokrasi yang berasal dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (1/2/2024).
Hasto mengingatkan kembali bahwa pemilu ini menyangkut martabat dan kehormatan terhadap bagaimana semua pihak sudah seharusnya menjadikan rakyat sebagai sumber kedaulatan yang terpenting. "Karena tidak ada kekuasaan abadi selain kekuasaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT," tuturnya.
Baca juga: Petisi Bulaksumur Guru-guru Besar UGM Beri Peringatan untuk Jokowi
Dia menilai petisi Bulaksumur dari guru besar, dosen, mahasiswa hingga alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) kepada Presiden Jokowi adalah hasil dari pencermatan atas berbagai tindakan menyimpang dari prinsip-prinsip moral demokrasi Tanah Air belakangan ini.
Hal itu ditandai dengan keterlibatan oknum-oknum aparat negara untuk melakukan berbagai intimidasi terhadap rakyat hingga pernyataan Presiden Jokowi tentang keterlibatan pejabat publik terkait keberpihakan di masa kampanye.
“Ini kami yakini akan diikuti oleh perguruan tinggi yang lainnya. Ini bukan demi kemenangan kami, tetapi kemenangan rakyat agar rakyat juara. Ini demo demokrasi yang berasal dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (1/2/2024).
Hasto mengingatkan kembali bahwa pemilu ini menyangkut martabat dan kehormatan terhadap bagaimana semua pihak sudah seharusnya menjadikan rakyat sebagai sumber kedaulatan yang terpenting. "Karena tidak ada kekuasaan abadi selain kekuasaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT," tuturnya.
Baca juga: Petisi Bulaksumur Guru-guru Besar UGM Beri Peringatan untuk Jokowi
Dia menilai petisi Bulaksumur dari guru besar, dosen, mahasiswa hingga alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) kepada Presiden Jokowi adalah hasil dari pencermatan atas berbagai tindakan menyimpang dari prinsip-prinsip moral demokrasi Tanah Air belakangan ini.
Hal itu ditandai dengan keterlibatan oknum-oknum aparat negara untuk melakukan berbagai intimidasi terhadap rakyat hingga pernyataan Presiden Jokowi tentang keterlibatan pejabat publik terkait keberpihakan di masa kampanye.
Lihat Juga :