Jumlah Paskibraka Tahun Ini Dipangkas, Menpora Minta Semangat Kemerdekaan Tidak Kendur
Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:14 WIB
Meski berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, paskibraka diharapkan tetap semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia. Kata Zainudin, kemampuan beradaptasi dan rasa optimistis adalah kunci yang harus dipegang dalam kondisi seperti sekarang.
"Hal penting yang ingin saya sampaikan, dalam situasi pandemi ini semangat kita untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia harus tetap semangatnya. Bentuknya dan pelaksanaanya kita sesuaikan dengan situasi kondisi yang ada. Pak presiden dalam arahannya kepada kami bahwa tidak boleh ada satu kementerian pun yang kedor jadi kita harus optimis, harus semangat untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia ini," tutur Zainudin.
Sementara itu, Kasgartap I/Jakarta, Brigadir Jenderal TNI Syafruddin menyampaikan bahwa yang berbeda untuk latihan gabungan Paskibraka 2020 ini hanya jumlahnya yang tidak terlalu melibatkan banyak orang dengan mematuhi protokol kesehatan. (Baca juga: Tjahjo Blak-blakan Sebut 5 Gubernur Mulai Investasi Jadi Capres-Cawapres)
“Kalau secara teknis latihanya tidak ada yang berubah, hanya jumlah orangnya yang terlibat di lapangan agak berkurang. Dan selama menjalani proses latihan, semua menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," kata Syafruddin.
"Hal penting yang ingin saya sampaikan, dalam situasi pandemi ini semangat kita untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia harus tetap semangatnya. Bentuknya dan pelaksanaanya kita sesuaikan dengan situasi kondisi yang ada. Pak presiden dalam arahannya kepada kami bahwa tidak boleh ada satu kementerian pun yang kedor jadi kita harus optimis, harus semangat untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia ini," tutur Zainudin.
Sementara itu, Kasgartap I/Jakarta, Brigadir Jenderal TNI Syafruddin menyampaikan bahwa yang berbeda untuk latihan gabungan Paskibraka 2020 ini hanya jumlahnya yang tidak terlalu melibatkan banyak orang dengan mematuhi protokol kesehatan. (Baca juga: Tjahjo Blak-blakan Sebut 5 Gubernur Mulai Investasi Jadi Capres-Cawapres)
“Kalau secara teknis latihanya tidak ada yang berubah, hanya jumlah orangnya yang terlibat di lapangan agak berkurang. Dan selama menjalani proses latihan, semua menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," kata Syafruddin.
(kri)
Lihat Juga :