7 Kapolda Aktif Letting Akpol 1991, Nomor 7 Pernah Pimpin Pemeriksaan Ferdy Sambo

Kamis, 28 Desember 2023 - 05:50 WIB
Pada 2012, Daniel Aditya kemudian dimutasi menjadi Wadirreskrimsus Polda Sultra. Hingga akhirnya digeser menjadi Kasubdit Harda Bareskrim Polri, Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri, dan Kabagsumda Rorenmin Bareskrim Polri (2019).

Tahun 2020, dia ditarik menjadi Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan luar struktur sebagai Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Pertanahan Kementerian ATR/BPN. Setahun berikutnya, Daniel Aditya dimutasi menjadi Widyaiswara Utama Sespim Tk. I Lemdiklat Polri hingga akhirnya promosi menjadi Kapolda Kalimantan Utara pada 2022.

6. Irjen Pol Agus Nugroho



Agus Nugroho saat ini mengemban amanat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Dia mulai menjabat pada 27 Maret 2023 menggantikan Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang mendapat promosi menjadi Sekretaris Utama Lemhannas.

Lulusan Akpol 1991 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Karier pria kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 14 Agustus 1969 di kepolisian terbilang cukup bersinar.

Dia pernah menduduki jabatan Kasat III Ditreskrim Polda NTB, Kapolres Dompu (2010), Kapolres Lombok Timur (2011), Wadirreskrimsus Polda NTB (2013), Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri (2014) dan Dirreskrimsus Polda Kalbar.

Agus Nugroho kemudian dimutasi menjadi Wakadiklat Reserse Lemdiklat Polri, Wadirtipidum Bareskrim Polri (2018), Kadiklat Reserse Lemdiklat Polri (2020), dan

Deputi IV Bidang Penindakan BPOM (2022).

7. Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi



Andi Rian Ryacudu Djajadi merupakan rekan seangkatan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menduduki jabatan sebagai Kapolda Sulawesi Selatan lewat mutasi terbaru. Kebijakan mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Nomor ST/2750/XII/KEP./2023 tanggal 7 Desember 2023 yang ditandatangani oleh As SDM Irjen Dedi Prasetyo atas nama Kapolri.

Andi Rian menjadi Kapolda Sulawesi Selatan menggantikan Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso yang mengemban amanat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (persiapan penugasan luar struktur).

Sebelumnya, Andi Rian merupakan Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan masa jabatan 14 Oktober 2022 hingga 7 Desember 2023. Jabatan Kapolda Kalsel lantas diisi oleh Irjen Pol Winarto yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Baintelkam Polri.

Pria berdarah Bugis Bone ini berpengalaman dalam bidang reserse. Andi Rian kenyang pengalaman tugas di Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut). Dia mengawali tugas di Kasat Res Narkoba Poltabes Medan, kemudian dipromosikan menjadi Kapolres Tebingtinggi.

Andi lalu ditarik menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Poldasu, sebelum akhirnya dimutasi ke Mabes Polri menjadi Wadirtipidum Bareskrim Polri. Namun, Andi ditugaskan kembali sebagai Dirkrimum Polda Sumut.

Pada Juli 2020, Andi Rian pecah bintang ketika diangkat menjadi Karokorwas PPNS Bareskrim Polri menggantikan Brigjen Pol Prasetijo Utomo yang dicopot terkait pembuatan surat jalan untuk buronan Djoko Tjandra yang merupakan terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali Tahun 2003. Hanya empat bulan, mantan Dirkrimum Polda Sumut itu mengisi jabatan strategis di Bareskrim.

Ditipidum Bareskrim sesungguhnya bukan tempat baru baginya. Sebelum ditunjuk sebagai Karo Korwas, dia menjabat sebagai Wadirtipidum Bareskrim.

Masih ditahun 2020, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melakukan rotasi ratusan perwira menengah dan tinggi Polri pada Selasa 17 November 2020. Salah satu di antaranya adalah jabatan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri. Brigjen Andi ditunjuk mengisi posisi yang sebelumnya diduduki Ferdy Sambo tersebut.

Baca juga: Daftar Kapolda dengan Masa Jabatan Cukup Lama, Kapolda Jateng Lebih dari 3 Tahun

Ketika berpangkat Kombes, Andi Rian pernah memimpin kasus pembunuhan berencana hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin. Kala itu dia menjabat sebagai Dirkrimum Polda Sumut. Dia berhasil membongkar nama-nama pembunuh Hakim Jamaluddin yakni Zuraida Hanum (istrinya), M Jefri Pratama dan M Reza Fahlevi.

Nama Andi Rian kemudian semakin dikenal setelah memimpin rekonstruksi atas kasus penembakan terhadap 6 laskar Front Pembela Islam (FPI). Kala menjabat Dirtipidum Bareskrim Polri Bareskrim Polri, dia juga pernah memimpin pemeriksaan mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo terkait penembakan Bripda J oleh Bharada E di rumah dinasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!