Ucapan Ndasmu Etik Prabowo Subianto Dikritik GMNI

Senin, 18 Desember 2023 - 00:19 WIB
Dia juga menilai pernyataan Prabowo soal “ndasmu etik” juga tidak bisa dianggap remeh atau guyon belaka. Menurut Arjuna, pernyataan tersebut punya konsekuensi kultural yang membahayakan, terutama akan terjadi demoralisasi (dekadensi moral) yaitu kemorosotan moral masyarakat akibat pelanggaran etik justru diabaikan bahkan dilegitimasi oleh pernyataan “ndasmu etik”.

Apalagi Prabowo Subianto seorang tokoh yang pasti punya pengaruh di lingkungan sosial yang luas. “Ada konsekuensi kultural dari pernyataan itu, bisa terjadi dekadensi moral. Apalagi yang menyampaikan seorang tokoh sekelas Prabowo. Tidak bisa dianggap lelucon, bisa berdampak negatif karena fenomena pelanggaran etik malah dijadikan bahan ejekan,” kata Arjuna.

Arjuna menyayangkan seorang Prabowo yang dikenal luas oleh masyarakat sebagai public figure mengeluarkan pernyataan yang menurutnya tidak pantas di mana pernyataan tersebut sebagai bentuk merendahkan nilai-nilai etis kehidupan berbangsa dan bernegara. Dia berpendapat, seharusnya Prabowo bersikap layaknya negarawan, menjunjung tinggi etika ketimbang menabrak batas-batas etis hanya untuk memperoleh kekuasaan.

“Sangat disayangkan. Pernyataan tersebut merupakan bukti bahwa Prabowo bukanlah negarawan, namun hanya sebatas pemburu kuasa. Etika diabaikan demi memburu kekuasaan,” pungkas Arjuna.

Diketahui, dalam video singkat yang beredar viral, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan "Ndasmu etik" di depan ribuan kadernya di dalam sebuah forum internal partai. “Bagaimana perasaan Mas Prabowo soal etik? Etik, etik, ndasmu etik (kepalamu etik),” ucap Prabowo dalam video tersebut.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!