Ucapan Ndasmu Etik Prabowo Subianto Dikritik GMNI

Senin, 18 Desember 2023 - 00:19 WIB
loading...
Ucapan Ndasmu Etik Prabowo...
Ucapan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto yang mengatakan Ndasmu Etik dikritik GMNI. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino merespons perihal viral video pidato calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto yang mengatakan 'Ndasmu Etik'. Arjuna Putra Aldino menilai pernyataan tersebut tak layak diucapkan oleh calon pemimpin bangsa.

Karena etika adalah landasan norma dan asas untuk menjaga dan menegakkan kehormatan serta keluhuran. Hampir semua budaya masyarakat Indonesia menurut Arjuna, baik Jawa, Sunda, Batak, Melayu dan lain-lain mengajarkan etika sebagai panduan hidup.

“Tanpa etika, kita akan hidup seperti hewan. Hidup tanpa etika jadi homo homini lupus, manusia menjadi serigala bagi manusia lainnya. Bangsa kita tidak demikian, nenek moyang kita sudah mengajarkan etika," ujar Arjuna, Minggu (17/12/2023).

Baca juga: Prabowo Ucapkan Ndasmu Etik, Hasto PDIP: Bukan Karakter Pemimpin yang Baik

Pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut “ndasmu etik” dinilai sebuah penghinaan dan pengabaian terhadap etika yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia. Apalagi, menurut Arjuna, kekuasaan harus dipandu oleh etika.

Dia melanjutkan, kekuasaan yang tak dituntun oleh etika, maka akan berjalan sewenang-wenang dan bersifat destruktif bagi kehidupan manusia. “Kekuasaan harus dipandu oleh etika. Kekuasaan yang tidak dipandu oleh etika membuat sistem politik kita ditentukan oleh kemenangan modal atas manusia. Ini bahaya untuk kemanusiaan,” kataArjuna

Dia juga menilai pernyataan Prabowo soal “ndasmu etik” juga tidak bisa dianggap remeh atau guyon belaka. Menurut Arjuna, pernyataan tersebut punya konsekuensi kultural yang membahayakan, terutama akan terjadi demoralisasi (dekadensi moral) yaitu kemorosotan moral masyarakat akibat pelanggaran etik justru diabaikan bahkan dilegitimasi oleh pernyataan “ndasmu etik”.

Apalagi Prabowo Subianto seorang tokoh yang pasti punya pengaruh di lingkungan sosial yang luas. “Ada konsekuensi kultural dari pernyataan itu, bisa terjadi dekadensi moral. Apalagi yang menyampaikan seorang tokoh sekelas Prabowo. Tidak bisa dianggap lelucon, bisa berdampak negatif karena fenomena pelanggaran etik malah dijadikan bahan ejekan,” kata Arjuna.

Arjuna menyayangkan seorang Prabowo yang dikenal luas oleh masyarakat sebagai public figure mengeluarkan pernyataan yang menurutnya tidak pantas di mana pernyataan tersebut sebagai bentuk merendahkan nilai-nilai etis kehidupan berbangsa dan bernegara. Dia berpendapat, seharusnya Prabowo bersikap layaknya negarawan, menjunjung tinggi etika ketimbang menabrak batas-batas etis hanya untuk memperoleh kekuasaan.

“Sangat disayangkan. Pernyataan tersebut merupakan bukti bahwa Prabowo bukanlah negarawan, namun hanya sebatas pemburu kuasa. Etika diabaikan demi memburu kekuasaan,” pungkas Arjuna.

Diketahui, dalam video singkat yang beredar viral, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan "Ndasmu etik" di depan ribuan kadernya di dalam sebuah forum internal partai. “Bagaimana perasaan Mas Prabowo soal etik? Etik, etik, ndasmu etik (kepalamu etik),” ucap Prabowo dalam video tersebut.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Alasan Said Iqbal Bersedia...
Alasan Said Iqbal Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved