Gugat UU No 2/2020, Din Syamsuddin dkk Ingin Kembalikan Fungsi Anggaran DPR
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 16:59 WIB
Mantan ketua umum PP Muhammadiyah ini menilai fungsi anggaran itu sangat penting bagi DPR sebagai wakil rakyat. "Dari perspektif demokrasi, rakyat itu punya hak terhadap anggaran, ini bagian dari demokrasi. Yaitu hakekat dari kehidupan berbangsa bernegara pengaturan, bagaimana pendapatan bagaimana pengeluaran, haruslah diketahui oleh rakyat," imbuhnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, jangan sampai secara diam-diam ternyata hutang negara sudah menumpuk. Jika hutang negara sudah menumpuk, kata dia, rakyat yang akan menanggung bebannya. "Akhirnya besar pasak daripada tiang dan seterusnya, itu filosofi mengapa budgeting itu menjadi hak sebuah parlemen, ini sudah berpuluh-puluh tahun sejak kemerdekaan, telah menjadi tradisi bahwa APBN itu ditentukan bersama rakyat lewat mekanisme DPR dalam bentuk UU," tuturnya.
Akan tetapi, Din menuturkan bahwa UU itu telah mengambil fungsi utama DPR. "Itu ada di tangan eksekutif untuk menentukan anggaran itu, nah ini yang terus terang sebuah pelanggaran konstitusi yang paling mendasar," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, jangan sampai secara diam-diam ternyata hutang negara sudah menumpuk. Jika hutang negara sudah menumpuk, kata dia, rakyat yang akan menanggung bebannya. "Akhirnya besar pasak daripada tiang dan seterusnya, itu filosofi mengapa budgeting itu menjadi hak sebuah parlemen, ini sudah berpuluh-puluh tahun sejak kemerdekaan, telah menjadi tradisi bahwa APBN itu ditentukan bersama rakyat lewat mekanisme DPR dalam bentuk UU," tuturnya.
Akan tetapi, Din menuturkan bahwa UU itu telah mengambil fungsi utama DPR. "Itu ada di tangan eksekutif untuk menentukan anggaran itu, nah ini yang terus terang sebuah pelanggaran konstitusi yang paling mendasar," katanya.
(cip)
Lihat Juga :