Pernah Ditekan Dukung Calon Tertentu saat Jadi KSAD, Andika Perkasa: Saya Yakin Pilpres 2024 Pasti Ada
Senin, 13 November 2023 - 19:41 WIB
Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa meyakini tekanan terhadap prajurit TNI untuk mendukung calon tertentu pasti ada di Pilpres 2024. Foto/MPI
JAKARTA - Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa meyakini tekanan terhadap prajurit TNI untuk mendukung calon tertentu pasti ada di Pilpres 2024. Keyakinan itu dilandasi atas pengalamannya pada Pilpres 2019.
Kala itu, kata Andika, dirinya pernah ditekan oleh atasannya untuk mendukung calon tertentu. Hanya saja, ia lebih memilih untuk menerima tekanan tersebut.Baca juga: Andika Perkasa Yakin Babinsa Bisa Junjung Komitmen Netralitas TNI di Pemilu 2024
"Lima tahun lalu 2019 saya kan sebagai KSAD dan saya menghadapi tekanan. Tinggal kita memilih, saya memilih mau ditekan atau enggak. Saya pastikan 2019 saya tidak memberikan perintah apa pun untuk memenangkan salah satu calon waktu itu. Walaupun tekanan yang cukup berat," ujar Andika saat ditemui di Medcen TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2023).
Hanya saja, mantan Panglima TNI ini enggan menjelaskan detail bentuk tekanan tersebut. Kendati demikian, Andika meyakini tekanan terhadap prajurit untuk mendukung calon tertentu juga terjadi pada Pilpres 2024.
Kala itu, kata Andika, dirinya pernah ditekan oleh atasannya untuk mendukung calon tertentu. Hanya saja, ia lebih memilih untuk menerima tekanan tersebut.Baca juga: Andika Perkasa Yakin Babinsa Bisa Junjung Komitmen Netralitas TNI di Pemilu 2024
"Lima tahun lalu 2019 saya kan sebagai KSAD dan saya menghadapi tekanan. Tinggal kita memilih, saya memilih mau ditekan atau enggak. Saya pastikan 2019 saya tidak memberikan perintah apa pun untuk memenangkan salah satu calon waktu itu. Walaupun tekanan yang cukup berat," ujar Andika saat ditemui di Medcen TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2023).
Hanya saja, mantan Panglima TNI ini enggan menjelaskan detail bentuk tekanan tersebut. Kendati demikian, Andika meyakini tekanan terhadap prajurit untuk mendukung calon tertentu juga terjadi pada Pilpres 2024.
Lihat Juga :