Waspadai Isu Konflik Palestina-Israel untuk Kepentingan Pihak Tertentu

Minggu, 22 Oktober 2023 - 15:59 WIB
Karenanya, dia juga mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak terprovokasi kepada urusan boikot yang sangat meresahkan masyarakat dan merugikan secara ekonomi. "Lebih baik yang kita serukan itu agar Israel menghentikan serangannya ke Palestina agar tidak terjadi lebih banyak korban lagi," katanya.

Untuk mengurangi dampak peperangan lebih meluas lagi dan menyebabkan lebih banyak korban, GP Ansor Jawa Timur menyerukan, pertama agar Israel melokalisir masalahnya bahwa ini menjadi kepentingan Hamas bukan kepentingan masyarakat Palestina. Kedua, jika ada kepentingan lain dalam kubu Israel, itu harus dilokalisir juga masalahnya jangan sampai meluas menjadi masalah dua negara apalagi melibatkan masyarakat. Ketiga, jangan sampai ini menjadi meluas menjadi kepentingan-kepentingan negara lain yang dapat memicu krisis politik, sosial, dan kemanusian yang kemudian mempengaruhi negara lain.

"Jadi, kami menyarankan agar sebaiknya masyarakat di tanah air tidak melakukan boikot terhadap produk-produk negara lain. Boikot itu urusan reaksioner saja. Kita harus jernih melihat konteksnya peristiwa yang ada di Gaza dan Israel," katanya.

Di dalam negeri sendiri, di tengah kejadian atau konflik-konflik yang terjadi di luar negeri akan selalu ada pihak yang dengan sengaja menyebarkan konten hoaks disinformasi untuk kepentingan, baik untuk urusan politik maupun demi keuntungan bisnis. Tidak heran, produk-produk dan merek yang dianggap berkaitan dengan konflik tersebut akan menjadi sasaran.

Aqua misalnya. Merek air minum ini dianggap mendukung salah satu pihak yang berkonflik, hanya karena identik dengan produk luar negeri. Padahal, sejatinya Aqua lahir, besar, dan dipasarkan di Indonesia oleh anak bangsa Indonesia, dan tidak ada kaitan dengan konflik di Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!