Konferensi Clapham Medan, Michael Sianipar Ajak Pilih Pemimpin Peduli Anak Muda
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 22:34 WIB
Politikus muda dari Partai Perindo itu menjabarkan, di tengah era bonus demografi yang sedang dinikmati bangsa dan negara Indonesia, para pemuda dituntut untuk dapat terlibat langsung dalam proses pembangunan negara.
Michael mendorong, agar anak muda selalu mengeksplorasi kemampuan dan jaringan agar bonus demografi yang sedang dinikmati tidak menjadi bumerang karena anak mudanya tidak memiliki kompetensi.
Hal yang tidak boleh dilupakan juga adalah peningkatan kompetensi serta kemampuan dalam memperluas jaringan baik dari skala nasional maupun internasional.
"Terlebih, kita telah berada dalam fase globalisasi yang berarti semua dapat terlibat dalam pembangunan dunia. Kalau anak mudanya tidak berkompeten, bagaimana kita bisa berkontribusi terhadap permasalahan global," tutur Michael.
Ia pun menjelaskan, mengenai pentingnya peran anak muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kemandirian dan kekuatan bangsa Indonesia kelak akan ditentukan oleh bagaimana kontribusi mereka dalam 20 tahun ke depan.
Karenanya, Michael mengajak agar 59 persen konstituen yang berasal dari anak muda mampu melek dan peduli terhadap konstelasi politik yang akan dihadapi Indonesia pada 2024 nanti.
Michael mendorong, agar anak muda selalu mengeksplorasi kemampuan dan jaringan agar bonus demografi yang sedang dinikmati tidak menjadi bumerang karena anak mudanya tidak memiliki kompetensi.
Hal yang tidak boleh dilupakan juga adalah peningkatan kompetensi serta kemampuan dalam memperluas jaringan baik dari skala nasional maupun internasional.
"Terlebih, kita telah berada dalam fase globalisasi yang berarti semua dapat terlibat dalam pembangunan dunia. Kalau anak mudanya tidak berkompeten, bagaimana kita bisa berkontribusi terhadap permasalahan global," tutur Michael.
Ia pun menjelaskan, mengenai pentingnya peran anak muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kemandirian dan kekuatan bangsa Indonesia kelak akan ditentukan oleh bagaimana kontribusi mereka dalam 20 tahun ke depan.
Karenanya, Michael mengajak agar 59 persen konstituen yang berasal dari anak muda mampu melek dan peduli terhadap konstelasi politik yang akan dihadapi Indonesia pada 2024 nanti.
Lihat Juga :