Sandiaga Uno: Lapangan Kerja dan Stabilitas Harga Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 16:30 WIB
"Pak Sandi adalah seseorang yang berpikiran maju, inovatif, dan berfokus pada solusi. Kami berharap, fellowship ini akan bermanfaat bagi semua pihak terkait, terutama bagi masyarakat luas. Harus ada aksi konkret dari program ini, tidak berakhir pada diskursus dan diskusi belaka,” sambung Marshall.

Acara ini juga dihadiri oleh CEO School of Government and Public Policy (SGPP) Ony Avrianto Jamhari yang juga menjabat sebagai Co-chair Program BOSF di Indonesia.

Menurut Ony, pengangguran dan kemiskinan merupakan masalah yang kita hadapi bersama di Indonesia. Terlebih, Indonesia akan menghadapi puncak bonus demografi pada 2030 mendatang.

"Bila tidak dipersiapkan dari sekarang. maka generasi milenial dan Gen Z yang seharusnya berada pada usia produktif, malah akan menjadi liabilitas karena ketidaktersediaan lapangan pekerjaan yang memadai," terangnya.

Baca juga: Sandiaga Uno Soroti Penguatan Pariwisata Berkelanjutan di KTT AIS Forum 2023

Oleh sebab itu, lanjut dia, SGPP sangat senang bisa menjalin kolaborasi dengan Sampoerna University dan Blue Ocean Global Network untuk bersama-sama dengan Distinguished Fellow Sandiaga Uno berkontribusi memformulasikan solusi dari isu besar ini.

"Pak Sandi adalah kawan baik yang sudah sejak lama mendukung SGPP. Keluarga besar SGPP sangat senang bisa kembali berkolaborasi dengan Pak Sandi melalui BOSF,” ungkap Ony.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!