Ganjar Pranowo Gagas Kolaborasi Budaya Jawa-Bali Bersatu dalam Karya
Senin, 09 Oktober 2023 - 23:40 WIB
Dalam acara kolaborasi budaya Jawa-Bali tersebut Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster turut menyaksikan pertunjukan enam penari Gambyong yang menghadirkan penampilan begitu memukau pada sore hari. Mereka mempersembahkan tarian klasik Jawa yang berasal dari Surakarta diiringi oleh nada gamelan yang merdu.
Setelah penampilan mereka selesai, tiga penari Bali tampil dengan tarian Taruna Jaya yang tidak kalah mempesona, diiringi oleh gamelan khas Bali yang energetik. Keberadaan dua tarian tersebut menjadi simbol kolaborasi budaya Jawa-Bali yang digagas oleh Capres Ganjar Pranowo.
Selain itu, dalam pidatonya di hadapan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ganjar menyatakan bahwa antara Jawa dan Bali terdapat ikatan yang kuat dan berbagi tradisi, seni, dan budaya yang serupa. Ini mencakup aspek-aspek seperti kenduri, ruwatan, weton, wayang, sinden, gamelan, konsep adab, serta konsep kepemimpinan.
“Antara Jawa dan Bali memiliki ikatan yang kuat dan memiliki kesamaan tradisi, seni, dan budaya. Sebut saja misalnya kenduri, ruwatan, weton, wayang, sinden, gamelan, konsep adab atau sopan santun, sampai konsep kepemimpinan,” tutur Ganjar.
Mantan orang nomor 1 di Jawa Tengah itu juga mengakui bahwa Bali sangatlah istimewa dan selalu menarik. Dirinya menyebut jika orang-orang ke Bali pasti akan tertarik dengan budaya lokalnya. Bahkan, tidak tanggung-tanggung dirinya melihat budaya Bali begitu kuatnya sehingga Bali menjadi benteng budaya.
“Ini mesti kita akui bersama bapak/ibu, Bali ini juga salah tempat di Indonesia menjadi bentengnya budaya. Bentengnya ada di sini,” terangnya.
Pertemuan antara Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster di acara tersebut tampaknya begitu penting. Ia dan mantan Gubernur Bali itu bahkan sudah berdiskusi bersama untuk menghimbau para budayawan yang berasal dari Jawa Tengah dan Bali untuk berinteraksi mengembangkan budaya.
Setelah penampilan mereka selesai, tiga penari Bali tampil dengan tarian Taruna Jaya yang tidak kalah mempesona, diiringi oleh gamelan khas Bali yang energetik. Keberadaan dua tarian tersebut menjadi simbol kolaborasi budaya Jawa-Bali yang digagas oleh Capres Ganjar Pranowo.
Selain itu, dalam pidatonya di hadapan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ganjar menyatakan bahwa antara Jawa dan Bali terdapat ikatan yang kuat dan berbagi tradisi, seni, dan budaya yang serupa. Ini mencakup aspek-aspek seperti kenduri, ruwatan, weton, wayang, sinden, gamelan, konsep adab, serta konsep kepemimpinan.
“Antara Jawa dan Bali memiliki ikatan yang kuat dan memiliki kesamaan tradisi, seni, dan budaya. Sebut saja misalnya kenduri, ruwatan, weton, wayang, sinden, gamelan, konsep adab atau sopan santun, sampai konsep kepemimpinan,” tutur Ganjar.
Mantan orang nomor 1 di Jawa Tengah itu juga mengakui bahwa Bali sangatlah istimewa dan selalu menarik. Dirinya menyebut jika orang-orang ke Bali pasti akan tertarik dengan budaya lokalnya. Bahkan, tidak tanggung-tanggung dirinya melihat budaya Bali begitu kuatnya sehingga Bali menjadi benteng budaya.
“Ini mesti kita akui bersama bapak/ibu, Bali ini juga salah tempat di Indonesia menjadi bentengnya budaya. Bentengnya ada di sini,” terangnya.
Pertemuan antara Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster di acara tersebut tampaknya begitu penting. Ia dan mantan Gubernur Bali itu bahkan sudah berdiskusi bersama untuk menghimbau para budayawan yang berasal dari Jawa Tengah dan Bali untuk berinteraksi mengembangkan budaya.
Lihat Juga :