Harga Beras Naik, Yerry Tawalujan Sepakat dengan Diversifikasi Pangan

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 23:06 WIB
"Ke depan, berpotensi terjadi krisis pangan. Kenaikan jumlah penduduk, berkurangnya lahan pertanian, perubahan iklim dan pemanasan global, akan menjadi variabel penyebab krisis pangan," papar Yerry.

Apalagi berdasarkan data Badan Pangan Dunia, Food and Agriculture Organization (FAO), jumlah penduduk dunia pada tahun 2050 akan naik di atas 10 miliar.

Menurut dia, kenaikan jumlah penduduk menyebabkan bertambahnya keperluan atas lahan permukiman, berdampak pada berkurangnya lahan pertanian dan menurunnya hasil pertanian. Pada saat yang sama juga terjadi peningkatan kebutuhan pangan.

"Hal itu ditambah dengan perubahan iklim yang menyebabkan meningkatnya eskalasi bencana alam dan kemarau panjang. Krisis pangan makin nyata ke depan. Itu sebabnya perlu dibiasakan untuk diversifikasi pangan dan tidak tergantung pada beras saja," pungkas Yerry.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!