Dirjen Bina Pemdes Ajak Aparatur Majukan Desa Agar Tak Ditinggalkan Generasi Muda
Selasa, 03 Oktober 2023 - 18:54 WIB
Baca juga: Kemendagri Dorong Desa Gunakan Aplikasi Suskeudes
Dia juga menekankan pentingnya aparatur desa untuk melakukan evaluasi tentang desanya. "Kita harus evaluasi desa kita statusnya apa? Swadaya, swakarya, atau swasembada? PADesnya berapa? Sebelum saya menjabat berapa, setelah saya menjabat berapa?" katanya.
Direktur Fasilitasi LKAD, PKK dan Posyandu Chaerul Dwi Sapta menambahkan, pelatihan ini dilaksanakan selama 8 minggu di 33 provinsi, sejak minggu ke-3 September hingga minggu ke-2 November 2023. "Saat ini telah memasuki angkatan keempat," ujarnya.
Berdasarkan data National Management Concultant (NMC), sampai saat ini 21.190 peserta telah dilatih dari target 133.832 atau sekitar 16% secara nasional. Sedangkan, jumlah desa yang telah dilatih mencapai 5.576 desa dari target 33.458 desa atau sebesar 17%.
Dia juga menekankan pentingnya aparatur desa untuk melakukan evaluasi tentang desanya. "Kita harus evaluasi desa kita statusnya apa? Swadaya, swakarya, atau swasembada? PADesnya berapa? Sebelum saya menjabat berapa, setelah saya menjabat berapa?" katanya.
Direktur Fasilitasi LKAD, PKK dan Posyandu Chaerul Dwi Sapta menambahkan, pelatihan ini dilaksanakan selama 8 minggu di 33 provinsi, sejak minggu ke-3 September hingga minggu ke-2 November 2023. "Saat ini telah memasuki angkatan keempat," ujarnya.
Berdasarkan data National Management Concultant (NMC), sampai saat ini 21.190 peserta telah dilatih dari target 133.832 atau sekitar 16% secara nasional. Sedangkan, jumlah desa yang telah dilatih mencapai 5.576 desa dari target 33.458 desa atau sebesar 17%.
(cip)
Lihat Juga :