Ganjar Disukai Pemilih Perempuan, Pengamat Ungkap Alasannya
Minggu, 24 September 2023 - 19:27 WIB
Survei Litbang Kompas menunjukkan pemilih perempuan berpotensi lebih banyak yang condong ke Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Survei Litbang Kompas menunjukkan pemilih perempuan berpotensi lebih banyak yang condong ke Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 . Di kalangan perempuan yang sudah memastikan pilihannya, elektabilitas Ganjar Pranowo sebesar 36,6%, paling tinggi dibanding dua capres lainnya.
Sementara Prabowo mendapat 30,5%, Anies Baswedan 23,2%, dan 9,7% responden tidak menjawab. Peneliti senior BRIN Siti Zuhro menilai aura dan ekpresi yang ditampilkan Ganjar membuat pemilih perempuan lebih memilih mantan gubernur Jawa Tengah tersebut.
“Mungkin karena aura yang dimunculkan dan ekspresi yang ditampilkan menimbulkan rasa simpati sehingga mereka menyukai,” katanya di Jakarta, Minggu (24/9/2023). Baca juga: HT Sebut Mahfud MD dan Sandiaga Uno Masuk Bursa Cawapres Ganjar Pranowo
Siti menjelaskan keterpilihan Ganjar itu bisa dilihat dari karakter pemilih perempuan. Pertama, mereka melihat sosok dan penampilannya. Sejauh mana capres mampu menganalogikan dirinya dengan para pemilih sehingg menjadi idola. “Kedua, karakter. Apakah capres sosok yg baik, cool dan asyik untuk disapa dan diajak bicara,” ujarnya.
Sementara Prabowo mendapat 30,5%, Anies Baswedan 23,2%, dan 9,7% responden tidak menjawab. Peneliti senior BRIN Siti Zuhro menilai aura dan ekpresi yang ditampilkan Ganjar membuat pemilih perempuan lebih memilih mantan gubernur Jawa Tengah tersebut.
“Mungkin karena aura yang dimunculkan dan ekspresi yang ditampilkan menimbulkan rasa simpati sehingga mereka menyukai,” katanya di Jakarta, Minggu (24/9/2023). Baca juga: HT Sebut Mahfud MD dan Sandiaga Uno Masuk Bursa Cawapres Ganjar Pranowo
Siti menjelaskan keterpilihan Ganjar itu bisa dilihat dari karakter pemilih perempuan. Pertama, mereka melihat sosok dan penampilannya. Sejauh mana capres mampu menganalogikan dirinya dengan para pemilih sehingg menjadi idola. “Kedua, karakter. Apakah capres sosok yg baik, cool dan asyik untuk disapa dan diajak bicara,” ujarnya.
Lihat Juga :