5 Fakta Andi Muhammad Jusuf Amir, Sosok Panglima ABRI Berdarah Bangsawan Bugis yang Hidup Sederhana

Minggu, 17 September 2023 - 22:52 WIB
Nama tituler "Andi" di depan namanya membuktikan bahwa dirinya merupakan keturunan Bangsawan Bugis kala itu. Namun Jusuf justru mencela latar belakang aristokrat dengan menjatuhkan Andi dari namanya.

2. Memulai karier militer di Angkatan Laut

Jusuf sebenarnya memulai karier militernya di Angkatan Laut, menjadi ajudan Letnan Kolonel Kahar Muzakkar di Angkatan Laut ke-10 Staf Komando Kantor Pusat di Yogyakarta.

Jusuf yang kala itu tergabung ke dalam Devosi Rakyat Indonesia dari Sulawesi (KRIS), berlayar ke Jawa untuk bergabung dalam pertempuran mempertahankan Indonesia dari cengkraman Belanda pada 1948.

Barulah pada 1949, Jusuf telah beralih ke Angkatan Darat, menjadi bagian dari Polisi Militer sebelum menjadi anggota Komisi Militer Indonesia Timur.

3. Pernah Dukung Permesta

Gerakan Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta) muncul pada 1950-an setelah masyarakat Sulawesi merasa pemerintah pusat tidak melayani mereka. Mereka mendesak adanya desentralisasi untuk semua aspek pemerintahan. Sebagai orang yang lahir di Sulawesi, M Jusuf mendukung gerakan tersebut.

Namun ketika Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Abdul Haris Nasution resmi membentuk empat Kodam di Indonesia Timur untuk menjaga keamanan Sulawesi, sudah tidak ada alasan lagi bagi Jusuf untuk membelot. Bahkan dirinya dipercaya untuk menjadi Panglima Kodam Sulawesi Selatan dan Tenggara. Dengan posisinya itu dan dibantu pemerintah pusat, M Jusuf bisa memadamkan gerakan Permesta.

4. Diangkat Menjadi Panglima ABRI

Ketika ditunjuk sebagai Panglima ABRI, Jusuf ditugaskan Presiden Soeharto memulai proses mengintegrasikan ABRI dengan rakyat. Ia juga bertanggung jawab atas Program ABRI Masuk Desa. Dalam program ini, ABRI dikirim ke daerah pedesaan untuk membantu dengan pembangunan infrastruktur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!