DPR Dorong Kades Mampu Optimalkan Pemanfaatan Dana Desa
Jum'at, 15 September 2023 - 23:01 WIB
Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun saat menjadi pembicara pada lokakarya bertema Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel Dalam Rangka Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi Desa Berkelanjutan di Kantor Pemda Probolinggo, Jumat (15/9/2
PROBOLINGGO - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mendorong para kades di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mampu mengoptimalkan dana desa sekaligus mempertanggungjawabkan penggunaannya. Menurutnya, para kades berada di posisi terdepan dalam melayani masyarakat desa, sekaligus membantu pemerintah mengurangi angka stunting.
Misbakhun menuturkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak memimpin pemerintahan langsung memprioritaskan pengucuran dana desa. Selama periode 2015-2023, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengucurkan dana desa dengan jumlah lebih dari Rp500 triliun.
Baca juga: Buron 5 Tahun, DPO Korupsi Dana Desa Diringkus di Malang
"Dengan adanya dana desa ini diharapkan lahir semangat pembangunan dari desa, di mana kemiskinan dapat dientaskan, pembangunan infrastruktur dapat dioptimalkan, serta pendidikan dapat diselenggarakan seluas-luasnya,” ujar Misbakhun saat menjadi pembicara pada woskshop atau lokakarya bertema 'Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel Dalam Rangka Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi Desa Berkelanjutan' di Kantor Pemda Probolinggo, Jumat (15/9/2023).
Hadir sebagai narasumber lainnya, Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Adityawarman Darudono; Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim Abul Chair; dan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jatim Taukhid.
Di hadapan ratusan kades peserta workshop, Misbakhun memaparkan dana desa sempat diprioritaskan penanganan pandemi Covid-19. Namun setelah pandemi berlalu, pemerintah memprioritaskan dana desa untuk penanganan stunting.
Misbakhun menuturkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak memimpin pemerintahan langsung memprioritaskan pengucuran dana desa. Selama periode 2015-2023, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengucurkan dana desa dengan jumlah lebih dari Rp500 triliun.
Baca juga: Buron 5 Tahun, DPO Korupsi Dana Desa Diringkus di Malang
"Dengan adanya dana desa ini diharapkan lahir semangat pembangunan dari desa, di mana kemiskinan dapat dientaskan, pembangunan infrastruktur dapat dioptimalkan, serta pendidikan dapat diselenggarakan seluas-luasnya,” ujar Misbakhun saat menjadi pembicara pada woskshop atau lokakarya bertema 'Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel Dalam Rangka Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi Desa Berkelanjutan' di Kantor Pemda Probolinggo, Jumat (15/9/2023).
Hadir sebagai narasumber lainnya, Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Adityawarman Darudono; Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim Abul Chair; dan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jatim Taukhid.
Di hadapan ratusan kades peserta workshop, Misbakhun memaparkan dana desa sempat diprioritaskan penanganan pandemi Covid-19. Namun setelah pandemi berlalu, pemerintah memprioritaskan dana desa untuk penanganan stunting.
Lihat Juga :