PKB Merapat ke Nasdem, ke Mana Demokrat Berlabuh?
Jum'at, 01 September 2023 - 08:37 WIB
Baca juga: PKB-Nasdem Penuhi Syarat Daftarkan Anies-Cak Imin ke KPU
Menurut Agung, padahal masuknya PKB menjadi amunisi baru yang diharapkan bisa melengkapi gerak langkah politik Nasdem, Demokrat, dan PKS jelang Pilpres 2024.
Karena kata dia, selain melengkapi basis massa kaum nasionalis-religius yang terejawantah dalam wajah Nasdem-Demokrat dan Islam Perkotaan yang direpresentasikan oleh PKS, PKB selama ini identik dengan perwakilan kalangan Islam perdesaan.
"Sehingga secara elektoral–institusional, KPP menjadi koalisi gemuk dibanding koalisi lainnya, karena mampu mengakomodasi 221 kursi suara parlemen atau 39 persen dari kuota minimal 20 persen presidential threshold," jelasnya.
"Namun, pertanyaan mendasar muncul, apakah Demokrat akan tetap bertahan setelah bergabungnya PKB dan 'mengambil' jatah cawapres?" tutupnya.
Menurut Agung, padahal masuknya PKB menjadi amunisi baru yang diharapkan bisa melengkapi gerak langkah politik Nasdem, Demokrat, dan PKS jelang Pilpres 2024.
Karena kata dia, selain melengkapi basis massa kaum nasionalis-religius yang terejawantah dalam wajah Nasdem-Demokrat dan Islam Perkotaan yang direpresentasikan oleh PKS, PKB selama ini identik dengan perwakilan kalangan Islam perdesaan.
"Sehingga secara elektoral–institusional, KPP menjadi koalisi gemuk dibanding koalisi lainnya, karena mampu mengakomodasi 221 kursi suara parlemen atau 39 persen dari kuota minimal 20 persen presidential threshold," jelasnya.
"Namun, pertanyaan mendasar muncul, apakah Demokrat akan tetap bertahan setelah bergabungnya PKB dan 'mengambil' jatah cawapres?" tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :