Ridwan Kamil Ajak Mahasiswa Pilih Pemimpin Berkualitas di Pemilu 2024
Rabu, 30 Agustus 2023 - 21:07 WIB
Baca juga: Ridwan Kamil Ajak Pemilih Muda Tidak Apatis di Pemilu 2024
Politikus Partai Golkar itu menyebut demokrasi ada kelemahannya yakni, memilih sosok yang disukai bukan orang pintar dan memiliki kapasitas mumpuni.
"Demokrasi ini ada kelemahannya, demokrasi kita ini memilih orang yang disukai bukan memilih orang pintar, bukan memilih orang berkapasitas untuk dipilih menjadi wakil rakyat, pemimpin rakyat, hari ini tidak identik ketika memilih orang pintar. Makanya banyak pemimpin yang akhirnya menawarkan visi misi dalam permukaan supaya disukai. Lahirlah istilah baru yakni pencitraan atau bahasa Inggrisnya branding," ungkapnya.
Politikus Partai Golkar itu menyebut demokrasi ada kelemahannya yakni, memilih sosok yang disukai bukan orang pintar dan memiliki kapasitas mumpuni.
"Demokrasi ini ada kelemahannya, demokrasi kita ini memilih orang yang disukai bukan memilih orang pintar, bukan memilih orang berkapasitas untuk dipilih menjadi wakil rakyat, pemimpin rakyat, hari ini tidak identik ketika memilih orang pintar. Makanya banyak pemimpin yang akhirnya menawarkan visi misi dalam permukaan supaya disukai. Lahirlah istilah baru yakni pencitraan atau bahasa Inggrisnya branding," ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :