Environmental Institute: Indonesia Harus Beralih ke Energi Bersih
Rabu, 30 Agustus 2023 - 15:48 WIB
Environmental Institute menyatakan sudah saatnya Indonesia beralih ke energi bersih. Foto/istimewa
JAKARTA - Indonesia sudah saatnya beralih ke energi bersih. Transisi energi sangat penting mengingat batas kenaikan suhu global saat ini mencapai 1,5 derajat. Bahkan persoalan ini menjadi isu penting setelah Conference of the Parties (COP) 26 di Glasgow, Skotlandia.
Hal itu terungkap dalam seminar nasional perubahan iklim bertajuk “Transisi Energi Berkelanjutan” yang diselenggarakan Environmental Institute bersama dengan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU), pada Rabu (30/8/2023).
Founder Environmental Institute Mahawan Karuniasa menyatakan produksi karbon dioksida dunia mencapai rekor pada 2022 dibandingkan volume yang dihasilkan sejak 1900.
Peningkatan tersebut tak lepas dari pulihnya aktivitas masyarakat, industri, hingga transportasi pascapandemi Covid-19 dan lebih banyak kota beralih ke batu bara sebagai sumber listrik berbiaya rendah
Baca juga: Harga Energi di Eropa Naik 700%, Jokowi: Kita Kalau Bensin Naik 20%, Demonya 6 Bulan
“Sektor energi merupakan penyumbang terbesar emisi karbon. Angkanya mencapai 37,5 miliar ton. Penyumbang emisi lainnya berasal dari lahan, limbah, juga perhutanan. Dari sektor energi, penyumbang emisi terbesar berasal dari pembangkit listrik, industri, transportasi dan lainnya," katanya.
Hal itu terungkap dalam seminar nasional perubahan iklim bertajuk “Transisi Energi Berkelanjutan” yang diselenggarakan Environmental Institute bersama dengan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU), pada Rabu (30/8/2023).
Founder Environmental Institute Mahawan Karuniasa menyatakan produksi karbon dioksida dunia mencapai rekor pada 2022 dibandingkan volume yang dihasilkan sejak 1900.
Peningkatan tersebut tak lepas dari pulihnya aktivitas masyarakat, industri, hingga transportasi pascapandemi Covid-19 dan lebih banyak kota beralih ke batu bara sebagai sumber listrik berbiaya rendah
Baca juga: Harga Energi di Eropa Naik 700%, Jokowi: Kita Kalau Bensin Naik 20%, Demonya 6 Bulan
“Sektor energi merupakan penyumbang terbesar emisi karbon. Angkanya mencapai 37,5 miliar ton. Penyumbang emisi lainnya berasal dari lahan, limbah, juga perhutanan. Dari sektor energi, penyumbang emisi terbesar berasal dari pembangkit listrik, industri, transportasi dan lainnya," katanya.
Lihat Juga :