Kemenhub: Selama KTT ASEAN Pelayanan Publik Tetap Berjalan Normal
Sabtu, 26 Agustus 2023 - 00:52 WIB
“Kami sudah mengatur dan intens berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lain yang terkait. Juga rekayasa lalu lintas yang mungkin nanti dilakukan, seperti penerapan ganjil genap, kemudian rekayasa lalu lintas terencana atau apabila harus diadakan diskresi, ini banyak perannya nanti di bawah otoritas Polda Metro Jaya,” jelas Adita.
Baca juga: Rekayasa Lalu Lintas KTT ASEAN 2023 di Jakarta 2-7 September
Adita menjelaskan rekayasa lalu lintas pada saat penyelenggaraan KTT ASEAN tidak hanya yang sudah ditetapkan untuk ruas-ruas tertentu. Namun juga dapat bersifat situasional, tergantung pada perkembangan situasi yang mungkin terjadi pada hari pelaksanaan.
“Kalau padat, kita lakukan rekayasa. Ada ruas-ruas jalan yang ditutup, ada ruas-ruas jalan lain yang diberikan alternatif. Ada juga yang buka tutup pada jam-jam atau ruas-ruas tertentu. Ini akan kami sosialisasikan,” lanjutnya.
Adita juga menegaskan selama penyelenggaraan KTT ASEAN nanti, seluruh layanan transportasi massal akan tetap beroperasi normal untuk melayani masyarakat.
Sebab pemerintah pada prinsipnya tidak ingin mengganggu layanan dan kenyamanan publik. Layanan publik tidak bisa kita tunda atau batasi. MRT akan tetap beroperasi untuk masyarakat umum. "Mungkin nanti di jalur-jalur tertentu ada pengaturan khusus, seperti dari stasiun di depan Kantor ASEAN sampai GBK yang menjadi perputaran anggota delegasi. Bagaimana pun, layanan publik tidak boleh berhenti,” terangnya.
Baca juga: Rekayasa Lalu Lintas KTT ASEAN 2023 di Jakarta 2-7 September
Adita menjelaskan rekayasa lalu lintas pada saat penyelenggaraan KTT ASEAN tidak hanya yang sudah ditetapkan untuk ruas-ruas tertentu. Namun juga dapat bersifat situasional, tergantung pada perkembangan situasi yang mungkin terjadi pada hari pelaksanaan.
“Kalau padat, kita lakukan rekayasa. Ada ruas-ruas jalan yang ditutup, ada ruas-ruas jalan lain yang diberikan alternatif. Ada juga yang buka tutup pada jam-jam atau ruas-ruas tertentu. Ini akan kami sosialisasikan,” lanjutnya.
Adita juga menegaskan selama penyelenggaraan KTT ASEAN nanti, seluruh layanan transportasi massal akan tetap beroperasi normal untuk melayani masyarakat.
Sebab pemerintah pada prinsipnya tidak ingin mengganggu layanan dan kenyamanan publik. Layanan publik tidak bisa kita tunda atau batasi. MRT akan tetap beroperasi untuk masyarakat umum. "Mungkin nanti di jalur-jalur tertentu ada pengaturan khusus, seperti dari stasiun di depan Kantor ASEAN sampai GBK yang menjadi perputaran anggota delegasi. Bagaimana pun, layanan publik tidak boleh berhenti,” terangnya.
Lihat Juga :