Pelecehan Rasulullah, Anwar Abbas Minta Polri Tangkap Pemilik Akun YouTube Sunnah Nabi
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 07:44 WIB
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta Polri menangkap pemilik akun YouTube Sunnah Nabi. Foto/Tangkapan layar YouTube Partai Gelora
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta Polri menangkap pemilik akun YouTube Sunnah Nabi. Sebab, video berjudul Nabi Muhammad Perencana Pernikahan yang diunggah akun YouTube @sunnahnabi1 dinilai melecehkan Nabi Muhammad SAW sekaligus mendiskreditkan atau menjelek-jelekkan Islam.
“Saya meminta kepada pihak pemerintah terutama kepada pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika serta pihak kepolisian untuk dapat menghentikan peredaran YouTube atau video tersebut dan menangkap pihak yang memproduksi serta yang mengedarkannya pertama kali,” kata Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/8/2023).
Dia menilai hal tersebut perlu dilakukan kepolisian dan Kominfo agar keresahan di kalangan umat Islam tidak semakin meluas. “Yang itu bisa berakibat kepada terganggunya stabilitas dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat di negeri ini dan hal itu tentu jelas-jelas sama-sama tidak kita inginkan,” tuturnya.
Hal ini sebagai respons atas viralnya video di akun YouTube @sunnahnabi1 yang menggambarkan animasi dan menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai seorang penjahat dengan kekuatan militer yang kuat. Narator video dinilai telah mengajak dan mempengaruhi para penontonnya agar benar-benar berpikir bahwa apakah sosok tersebut dapat membimbing mereka masuk surga.
“Saya meminta kepada pihak pemerintah terutama kepada pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika serta pihak kepolisian untuk dapat menghentikan peredaran YouTube atau video tersebut dan menangkap pihak yang memproduksi serta yang mengedarkannya pertama kali,” kata Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/8/2023).
Dia menilai hal tersebut perlu dilakukan kepolisian dan Kominfo agar keresahan di kalangan umat Islam tidak semakin meluas. “Yang itu bisa berakibat kepada terganggunya stabilitas dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat di negeri ini dan hal itu tentu jelas-jelas sama-sama tidak kita inginkan,” tuturnya.
Hal ini sebagai respons atas viralnya video di akun YouTube @sunnahnabi1 yang menggambarkan animasi dan menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai seorang penjahat dengan kekuatan militer yang kuat. Narator video dinilai telah mengajak dan mempengaruhi para penontonnya agar benar-benar berpikir bahwa apakah sosok tersebut dapat membimbing mereka masuk surga.
Lihat Juga :