BMKG: 69% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau

Rabu, 16 Agustus 2023 - 08:10 WIB
Selain itu, BMKG mengungkapkan sebanyak 24 daerah yang sudah lama tidak mengalami hujan hingga berada pada kategori panjang ekstrem tersebar di 5 provinsi, yakni ada di NTB berada di Lombok Timur (117 hari), Kota Bima (103 hari), Lombok Utara (102 hari), Sumbawa (64 hari).

Baca juga: Dampak Kemarau Meluas, Warga Bogor Kekurangan Air Bersih Bertambah Menjadi 35.437 Jiwa

Selanjutnya di NTT yakni Ende (104 hari), Kupang (64 hari). Bali di Karangasem (92 hari). Jawa Timur ada di Bangkalan (91 hari), Sidoarjo (91 hari), Nganjuk (91 hari), Pasuruan (91 hari), Madiun (91 hari), Mojokerto (91 hari), Jombang (91 hari), Situbondo (91 hari), Banyuwangi (91 hari), Surabaya (91 hari).

Jawa Tengah ada di Boyolali (90 hari), Klaten (90 hari), Semarang (90 hari), Grobongan (90 hari), Karanganyar (90 hari), Sragen (90 hari), dan Sulsel di Jeneponto (70 hari).

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis di beberapa Kabupaten di Provinsi Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada klasifikasi awas untuk dua dasarian ke depan. “Hemat dan gunakan air secara bijak, supaya dampak kekeringan akibat kemarau bisa kita hadapi bersama,” imbaunya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!