Satgas Pemantauan Dinilai Bulan Solusi Atasi Masalah PPDB

Selasa, 25 Juli 2023 - 03:49 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi menyoroti masalah PPDB. FOTO/DOK.SINDOnews
Satuan Tugas (Satgas) Pemantauan Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) dinilai bukan solusi mengatasi masalah sistem seleksi tersebut. Diketahui, Satgas Pemantauan akan dibentuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyusul banyaknya protes dan masalah PPDB tersebut.

"Lagi ramai kasus PPDB sistem zonasi, ada orang yang jarak rumah dari sekolah tidak masuk zonasi, tapi diakal-akali bisa masuk," kata Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi, Selasa (25/7/2023).



Selain itu, kata dia, ada yang masuk dalam zonasi, tidak masuk atau diterima suatu sekolah. "Karena lagi ramai, lalu Kemendikbud akan membuat Satgas pemantauan. Menurut hemat kami, yang dibuat bukan satgas pemantauan tapi fokus membenahi sekolahnya," tuturnya.

Menurut Teddy, akal-akalan itu terjadi karena ada kebutuhan yang sangat manusiawi. Sebab, lanjut dia, mayoritas orang tua pasti tidak ingin menyekolahkan anaknya di tempat yang tidak nyaman.

"Ini belum bicara soal kualitas pengajarannya ya. Contoh hal yang paling mendasar saja, orang tua tidak mau sekolahkan anaknya di tempat rawan tawuran," imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, orang tua didik yang ekonominya menengah ke bawah pun akan berupaya agar anaknya sekolah di tempat yang nyaman walaupun jaraknya lebih jauh. Selanjutnya, ujar dia, yang ekonomi menengah dan menengah ke atas tentu, selain akan mencari sekolah yang nyaman juga kualitas pengajaran untuk anaknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!