Gebrakan Hasto Wardoyo di BKKBN, Mereformasi Birokrasi hingga Re-branding

Selasa, 28 Juli 2020 - 10:27 WIB
Diketahui, logo diperkenalkan kepada Publik menjelang Hari Keluarga Nasional 29 Juni 2020 itu tersusun dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan harmonis yang saling mengisi dengan warna biru yang elegan yang melambangkan kestabilan BKKBN dalam menjadi partner perencanaan keluarga dan masyarakat. Jika dilihat, dalam logo itu ada lambang cinta yaitu hati. Lambang ini merepresentasikan bahwa awal dari sebuah perencanaan adalah dari kasih sayang keluarga dan keharmonisan keluarga yang didukung dengan lingkungan yang selalu mensupport.

Selain itu, makna dari logo baru itu adalah BKKBN akan selalu berusaha untuk merangkul memfasilitasi dan menjadi partner dalam setiap perencanaan yang dilakukan oleh keluarga dan masyarakat dari masa kanak-kanak sampai dewasa

Tampak juga gambar kupu-kupu, yang merupakan lambang perencanaan dan proses. Dapat dilihat proses metamorfosis kupu-kupu dari seekor ulat hingga menjadi kupu-kupu yang indah. Terakhir, pencapaian harus direncanakan tanpa batas. Setiap jatuh harus bangun tanpa henti. Begitu juga BKKBN tanpa lelah akan terus menjadi partner keluarga dan masyarakat. "Prosesnya pembuatan logo enam bulan, ada gambar hati, kalau diurai ada kupu-lupu, ada angka 8, ada makna-namanya. Paling tidak itulah karya terkini yang terhubung dengan anak-anak milenial," katanya.

Masih terkait rebranding, lanjut Hasto, BKKBN juga membuat Mars KB yang diarransemen ulang oleh arranger ternama Addie MS dan jingle "Berencana itu Keren" yang di arransemen oleh Melly Goeslow dan Anto Hoed.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!