Survei: Erick Thohir Jadi Cawapres Terbaik untuk Prabowo Subianto
Kamis, 13 Juli 2023 - 14:55 WIB
“Prabowo-Erick Thohir 34,8 persen, Ganjar-Ridwan Kamil 34,0 persen, sementara Anies-AHY 19,7 persen. Sekitar 11,5 persen belum menunjukkan pilihannya,” terang Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam rilis survei nasionalnya.
Kemudian, ketika Prabowo dipasangkan dengan kandidat cawapres lain terjadi penurunan elektabilitas. Penurunan elektabilitas ini membuat Menteri Pertahanan tersebut turun ke posisi dua dalam simulasi tiga pasang Pilpres 2024 LSI.
Seperti halnya ketika berpasangan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Prabowo-Gibran berada di posisi kedua di bekalang pasangan Ganjar-Sandiaga.
Prabowo-Gibran terekam hanya memiliki elektabilitas sebesar 33,9%, sedangkan pesaingnya yakni Ganjar-Sandiaga berada di posisi pertama dengan elektabilitas sebesar 35,1%. Kemudian di peringkat ketiga terdapat pasangan Anies-Yenny Wahid dengan elektabilitas sebesar 18,2%.
Begitu juga ketika Prabowo berpasangan dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar, elektabilitas pasangan ini berada jauh di belakangan simulasi Prabowo-Erick. Di mana Prabowo-Muhaimin hanya mendapatkan elektabilitas sebesar 30,7%.
Terpaut 4,1 persen dari skema pasangan Prabowo-Erick. Kemudian ketika bersama Muhaimin, Prabowo lagi-lagi harus bertengger di posisi kedua di belakang pasangan Ganjar-Erick yang mendapatkan elektabilitas sebesar 34,0%.
Kemudian, ketika Prabowo dipasangkan dengan kandidat cawapres lain terjadi penurunan elektabilitas. Penurunan elektabilitas ini membuat Menteri Pertahanan tersebut turun ke posisi dua dalam simulasi tiga pasang Pilpres 2024 LSI.
Seperti halnya ketika berpasangan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Prabowo-Gibran berada di posisi kedua di bekalang pasangan Ganjar-Sandiaga.
Prabowo-Gibran terekam hanya memiliki elektabilitas sebesar 33,9%, sedangkan pesaingnya yakni Ganjar-Sandiaga berada di posisi pertama dengan elektabilitas sebesar 35,1%. Kemudian di peringkat ketiga terdapat pasangan Anies-Yenny Wahid dengan elektabilitas sebesar 18,2%.
Begitu juga ketika Prabowo berpasangan dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar, elektabilitas pasangan ini berada jauh di belakangan simulasi Prabowo-Erick. Di mana Prabowo-Muhaimin hanya mendapatkan elektabilitas sebesar 30,7%.
Terpaut 4,1 persen dari skema pasangan Prabowo-Erick. Kemudian ketika bersama Muhaimin, Prabowo lagi-lagi harus bertengger di posisi kedua di belakang pasangan Ganjar-Erick yang mendapatkan elektabilitas sebesar 34,0%.
Lihat Juga :