Tema IHRS 2023 Selaras dengan Fokus Pemerintahan Jokowi, Meningkatkan Kualitas SDM
Senin, 19 Juni 2023 - 16:47 WIB
Shinta menjelaskan, IHRS juga menjadi platform bagi para profesional SDM untuk bertemu, berinteraksi, dan berbagi pengalaman. "Pada akhirnya, hal tersebut diharapkan dapat membantu para peserta untuk mengadopsi praktik dan strategi terbaik dalam pengelolaan SDM,” kata Shinta.
Di tempat yang sama, Wakil Kepala SKK Migas Nanang Abdul Manaf dalam sambutannya mengatakan, salah satu aspek terpenting dalam industri hulu migas adalah people, dan ini menjadi fokus dalam kegiatan IHRS.
baca juga: Perkuat Peran SKK Migas Melalui Realisasi RUU Migas
Menurut Nanang, visi besar dan rencana strategis SKK Migas bersama KKKS akan sulit terwujud jika tidak mengubah mindset. “Hasil yang besar tidak mungkin dipanen dari cara-cara kerja yang biasa-biasa saja. Untuk mewujudkan hal ini, yang harus ditanamkan adalah kita harus bekerja dengan pendekatan business-not-as usual," ujar Nanang.
Pendekatan ini, sambung Nanang, akan menghadirkan terobosan cara-cara kerja yang lebih baik, lebih cepat, dan pada akhirnya lebih mendekatkan kita pada visi yang ingin dicapai.
Ada dua hal yang perlu ditanamkan dalam mendorong perubahan mindset adalah sense of crisis dan sense of urgency. Sejauh mana kita sudah memiliki sense of crisis dan sense of urgency utamanya terhadap keselamatan kerja di industri hulu migas.
"Walaupun incident rate Indonesia masih berada di bawah rata-rata incident rate global, kita perlu memastikan bahwa tidak ada insan pekerja hulu migas yang mengalami kecelakaan kerja,” tegasnya.
baca juga: Demi Target 1 Juta Barel Minyak per Hari, Pemerintah Gulirkan Insentif
Di tempat yang sama, Wakil Kepala SKK Migas Nanang Abdul Manaf dalam sambutannya mengatakan, salah satu aspek terpenting dalam industri hulu migas adalah people, dan ini menjadi fokus dalam kegiatan IHRS.
baca juga: Perkuat Peran SKK Migas Melalui Realisasi RUU Migas
Menurut Nanang, visi besar dan rencana strategis SKK Migas bersama KKKS akan sulit terwujud jika tidak mengubah mindset. “Hasil yang besar tidak mungkin dipanen dari cara-cara kerja yang biasa-biasa saja. Untuk mewujudkan hal ini, yang harus ditanamkan adalah kita harus bekerja dengan pendekatan business-not-as usual," ujar Nanang.
Pendekatan ini, sambung Nanang, akan menghadirkan terobosan cara-cara kerja yang lebih baik, lebih cepat, dan pada akhirnya lebih mendekatkan kita pada visi yang ingin dicapai.
Ada dua hal yang perlu ditanamkan dalam mendorong perubahan mindset adalah sense of crisis dan sense of urgency. Sejauh mana kita sudah memiliki sense of crisis dan sense of urgency utamanya terhadap keselamatan kerja di industri hulu migas.
"Walaupun incident rate Indonesia masih berada di bawah rata-rata incident rate global, kita perlu memastikan bahwa tidak ada insan pekerja hulu migas yang mengalami kecelakaan kerja,” tegasnya.
baca juga: Demi Target 1 Juta Barel Minyak per Hari, Pemerintah Gulirkan Insentif
Lihat Juga :