Angka Pekerja Migran Indonesia Dituding Fiktif, Kepala BP2MI Siap Adu Data
Jum'at, 09 Juni 2023 - 00:22 WIB
"Jadi gini, kalau hari ini kami menerima, misalnya ada 50 yang dideportasi, 50 itu bukan angka kami, 50 itu kami terima brifek. Itu dikeluarkan oleh event di luar negeri. Brifek itu kalau TPPO (tindak pidana perdagangan orang) tidak dikeluarkan kepada BP2MI saja," katanya.
Dia menjelaskan, data brifek yang dikirim dari luar negeri tidak hanya diterima BP2MI, tetapi semua lembaga pemerintah terkait, seperti Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Polri, dan Kementerian Sosial (Kemensos).
Baca Juga: BP2MI Ajukan Perubahan Frasa Singkatan PMI ke Kemenkumham
Wakil Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura) itu mengatakan, dalam brifek itu dijelaskan berapa jumlah PMI yang dideportasi akan dipulangkan dari luar negeri.
Dia menjelaskan, data brifek yang dikirim dari luar negeri tidak hanya diterima BP2MI, tetapi semua lembaga pemerintah terkait, seperti Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Polri, dan Kementerian Sosial (Kemensos).
Baca Juga: BP2MI Ajukan Perubahan Frasa Singkatan PMI ke Kemenkumham
Wakil Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura) itu mengatakan, dalam brifek itu dijelaskan berapa jumlah PMI yang dideportasi akan dipulangkan dari luar negeri.
Lihat Juga :