Angka Pekerja Migran Indonesia Dituding Fiktif, Kepala BP2MI Siap Adu Data
Jum'at, 09 Juni 2023 - 00:22 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani siap adu data terkait pekerja migran Indonesia (PMI). Benny menegaskan, data yang dimiliki BP2MI bisa dipertanggungjawabkan. Foto: SINDOnews/Dok
JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani siap adu data terkait pekerja migran Indonesia (PMI) . Benny menegaskan, data yang dimiliki BP2MI akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.
"Saya ingin meluruskan ketika kami menyebutkan 1.900 PMI yang meninggal, kemudian 94 ribu yang dideportasi, dan 3.000 lebih yang sakit, itu dianggap seolah-olah hanya gimmick. Enggak, itu data akurat," ujar Benny kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/6/2023).
Hal ini disampaikan Benny menanggapi tudingan yang menyebut data pekerja migran Indonesia yang dideportasi atau meninggal, fiktif alias tidak akurat.
Baca Juga: Satgas TPPO Dibentuk, Kepala BP2MI: Perang Semesta Lawan Sindikat Ilegal!
"Saya ingin meluruskan ketika kami menyebutkan 1.900 PMI yang meninggal, kemudian 94 ribu yang dideportasi, dan 3.000 lebih yang sakit, itu dianggap seolah-olah hanya gimmick. Enggak, itu data akurat," ujar Benny kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/6/2023).
Hal ini disampaikan Benny menanggapi tudingan yang menyebut data pekerja migran Indonesia yang dideportasi atau meninggal, fiktif alias tidak akurat.
Baca Juga: Satgas TPPO Dibentuk, Kepala BP2MI: Perang Semesta Lawan Sindikat Ilegal!
Lihat Juga :