Langkah Kabareskrim Petakan Indikasi Dana Narkoba untuk Pemilu 2024 Diapresiasi

Sabtu, 03 Juni 2023 - 17:36 WIB
Selanjutnya, Sugeng menyebut kasus yang sempat heboh ditangani Bareskrim Polri yaitu kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Josua. Terungkap, kasus ini ternyata ada keterlibatan Ferdy Sambo yang merupakan mantan kepala Divisi Propam Polri. Brigadir Josua adalah ajudan Ferdy Sambo.

Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk juga mendukung langkah Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menelusuri indikasi uang hasil penjualan narkoba digunakan dalam pencalonan anggota legislatif.Menurut dia, apa yang dilakukan Kabareskrim dan jajarannya merupakan langkah tepat.

Tujuannya juga untuk mencegah dan menghentikan upaya pencucian uang hasil penjualan narkoba untuk kegiatan politik. "Sudah benar itu, saya setuju itu. Kan bisa money laundry (pencucian uang) nanti lewat narkoba, uang hitam buat pembiayaan politik," ujarnya. Baca juga: Deretan Brevet Komjen Pol Agus Andrianto, Kabareskrim Polri Jebolan Akpol 1989

Menurut Hamdi, kabareskrim serta jajarannya harus mengusut tuntas kebenaran narkopolitik ini. Jangan sampai, lanjut dia, dana haram dari peredaran narkoba malah mengalir untuk kegiatan Pemilu 2024.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!