Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Indonesia Dua Hari ke Depan
Jum'at, 02 Juni 2023 - 16:44 WIB
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Perairan selatan Jawa, Laut Banda dan Laut Arafuru,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Jumat (2/6/2023).
Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh Hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan Enggano-barat Lampung, Samudera Hindia Barat Aceh hingga Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Perairan selatan Bali hingga Pulau Sumba, Selat Sumba, Perairan Pulau Sawu-Rote, Laut Sawu bagian selatan, Laut Natuna utara, Laut Jawa bagian timur.
Kemudian di Perairan Selatan Kalimantan, Selat Makasar Bagian Selatan, Perairan Manui-Kendari, Perairan Kepuluan Wakatobi, Laut Flores, Perairan selatan Pulau Buru-Seram, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Kepulauan Kai-Kepulauan Aru, Perairan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru.
Sementara itu, gelombang dengan tinggi hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Lampung, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Timur, dan Samudera Hindia selatan Jawa.
BMKG pun mengimbau agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran: Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m).
Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh Hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan Enggano-barat Lampung, Samudera Hindia Barat Aceh hingga Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Perairan selatan Bali hingga Pulau Sumba, Selat Sumba, Perairan Pulau Sawu-Rote, Laut Sawu bagian selatan, Laut Natuna utara, Laut Jawa bagian timur.
Kemudian di Perairan Selatan Kalimantan, Selat Makasar Bagian Selatan, Perairan Manui-Kendari, Perairan Kepuluan Wakatobi, Laut Flores, Perairan selatan Pulau Buru-Seram, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Kepulauan Kai-Kepulauan Aru, Perairan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru.
Sementara itu, gelombang dengan tinggi hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Lampung, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Timur, dan Samudera Hindia selatan Jawa.
BMKG pun mengimbau agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran: Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m).
Lihat Juga :