Survei Y-Publica: Prabowo Unggul, Diikuti Ganjar, dan Anies

Jum'at, 02 Juni 2023 - 04:31 WIB
Sebaliknya, Prabowo terus menguat dan mempersempit jarak, hingga akhirnya berhasil menyalip Ganjar.

"Kenaikan elektabilitas tersebut bisa meningkatkan kepercayaan Prabowo untuk tetap maju sebagai capres, dan menolak iming-iming hanya sebatas cawapres Ganjar," ucapnya.

Lebih-lebih kata Rudi, sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang condong untuk mendorong Prabowo maju nyapres semakin menambah kekuatan. Relawan Jokowi yang semula mendukung Ganjar kini terbelah, di mana sebagian pindah kubu mendukung Prabowo.

"Belakangan Jokowi makin terang-terangan menyatakan akan turut campur (cawe-cawe) dalam Pilpres, yang dimaknai bahwa Jokowi akan mendukung capres tertentu," ungkapnya.

Jika Jokowi mendukung Prabowo, maka peluang Prabowo semakin besar bisa mengalahkan Ganjar. Di sisi lain, sikap cawe-cawe Jokowi juga bisa membuat dukungan terhadap Anies terus melemah.

"Tersandungnya sekjen Nasdem Johnny G Plate dalam kasus koruspi di Kemenkominfo semakin menyulitkan posisi Koalisi Perubahan yang mengusung Anies sebagai capres," tegas Rudi.

Nama-nama lain yang beredar dalam bursa capres memiliki elektabilitas jauh di bawah, di antaranya Ridwan Kamil (5,6 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (4.7 persen), dan Puan Maharani (4,3 persen). Berikutnya, ada Sandiaga Uno (3,5 persen) dan Erick Thohir (2,8 persen).

Lalu ada Khofifah Indar Parawansa (1,7 persen), Airlangga Hartarto (1,4 persen), dan Gibran Rakabuming Raka (1,0 persen). Berikutnya Andika Perkasa (0,7 persen), Yenny Wahid (0,6 persen), Mahfud MD (0,5 persen), dan Muhaimin Iskandar (0,4 persen).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!