Dicalonkan Jadi Presiden Meteorologi Dunia, Kepala BMKG Siap Adu Gagasan

Senin, 29 Mei 2023 - 14:07 WIB
"Ada tiga misi utama yang menjadi fokus utama saya, jika dipercaya menjadi Presiden WMO periode mendatang. Pertama, adalah kesetaraan gender," kata Dwikorita dalam keterangan rilisnya, Senin (29/5/2023).

"Kedua, suistainability atau keberlanjutan. Dan, ketiga pengurangan kesenjangan (closing the gap) antara negara maju dan negara berkembang. Utamanya dalam hal infrastruktur kebencanaan," tambahnya.

Kaitannya dengan visi kesetaraan gender, Dwikorita memaparkan, ke depan WMO harus memiliki SDM yang lebih berimbang gender, serta kebijakan yang lebih baik untuk menangani disparitas gender.

"Selain itu, aksesbilitas yang sama terhadap informasi layanan cuaca dan iklim bagi perempuan dan laki-laki, serta memberdayakan kaum muda dan perempuan yang tedampak perubahan iklim," ucapnya.

Sementara itu lanjut Dwikorita, ke depan WMO juga perlu menjembatani kesenjangan antara negara berkembang dan negara maju dengan terus berupaya meningkatkan kapasitas negara berkembang dengan menginisiasi kerja sama antar negara dan berbagai pemangku kepentingan lainnnya.

"WMO ke depan perlu lebih agresif dalam mendorong transfer teknologi antar negara anggota untuk mengatasi dampak terkait cuaca dan iklim. Termasuk melakukan penguatan sarana implementasi dan pembiayaan inovatif agar tidak ada negara yang tertinggal," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!