Respons Aktivis Lingkungan Terkait Suplai Makanan KTT G7 di Jepang
Selasa, 23 Mei 2023 - 15:14 WIB
"Ia telah gagal melindungi warga negaranya sendiri serta negara-negara di kawasan Asia-Pasifik yang lebih luas. Merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Hukum Laut PBB," ucapnya.
Diketahui pada KTT G7 di Jepang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan kepada pemimpin negara berani melakukan revolusi besar agar perang dapat dihentikan dan dihindari untuk menciptakan perdamaian dunia. Presiden Jokowi menilai perang hanya akan mengorbankan rakyat.
Hal tersebut ditegaskan Presiden Jokowi dalam menyampaikan pandangannya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 sesi kesembilan dengan topik menuju dunia yang damai, stabil, dan sejahtera, di Hotel Grand Prince, Hiroshima, Jepang, Minggu (21/5/2023).
"Sebagai pemimpin kita harus punya keberanian dan kemauan melakukan revolusi besar untuk bawa perubahan dan perbaikan agar perang dapat dihentikan," kata Presiden.
Jokowi menyebut semua pihak menginginkan dunia yang damai, stabil, dan sejahtera. Namun, keadaan saat ini tidak selaras dengan hal tersebut. "Distrust makin tebal, rivalitas makin meruncing, perang dan konflik masih terjadi di mana-mana,” ujarnya.
Diketahui pada KTT G7 di Jepang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan kepada pemimpin negara berani melakukan revolusi besar agar perang dapat dihentikan dan dihindari untuk menciptakan perdamaian dunia. Presiden Jokowi menilai perang hanya akan mengorbankan rakyat.
Hal tersebut ditegaskan Presiden Jokowi dalam menyampaikan pandangannya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 sesi kesembilan dengan topik menuju dunia yang damai, stabil, dan sejahtera, di Hotel Grand Prince, Hiroshima, Jepang, Minggu (21/5/2023).
"Sebagai pemimpin kita harus punya keberanian dan kemauan melakukan revolusi besar untuk bawa perubahan dan perbaikan agar perang dapat dihentikan," kata Presiden.
Jokowi menyebut semua pihak menginginkan dunia yang damai, stabil, dan sejahtera. Namun, keadaan saat ini tidak selaras dengan hal tersebut. "Distrust makin tebal, rivalitas makin meruncing, perang dan konflik masih terjadi di mana-mana,” ujarnya.
Lihat Juga :