Deretan Brevet Irjenad Richard Taruli Horja Tampubolon, Jenderal Berdarah Batak Jebolan Kopassus

Selasa, 02 Mei 2023 - 08:30 WIB
Barulah setelahnya pada pertengahan 2022, Richard diberikan amanah untuk menjabat Irjenad. Melalui posisi ini, pangkatnya pun naik satu tingkat menjadi Letnan Jenderal alias bintang 3.

Dalam riwayat penugasannya, Richard pernah mengikuti sejumlah operasi militer. Di antaranya adalah Operasi Timor Timur, operasi penanganan konflik sosial di Ambon, hingga pembebasan sandera dari kelompok Abu Sayaf pada 2016.

Berikut ini deretan brevet koleksi Letjen TNI Richard Horja Taruli Tampubolon:

1. Brevet Komando Kopassus

Brevet ini didapat prajurit Kopassus yang telah melewati pendidikan dan latihan di Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung, Jawa Barat. Pendidikan yang berlangsung selama tujuh bulan ini meliputi pendidikan dasar, pelatihan di hutan dan gunung, serta rawa dan laut. Setelah melewati tahap ini, seorang prajurit Kopassus akan menerima Brevet Komando di Pantai Permisan, Cilacap, Jawa Tengah.

Richard sempat mengemban tugas sebagai Pabandya Lid Sintel Kopassus, Danyon 11/Grup 1/Kopassus, Wadan Grup 2/Kopassus, Asintel Danjen Kopassus, Dan Grup 2/Kopassus, Dan Grup 3/Kopassus, hingga Wadanjen Kopassus. Untuk itu, tak heran bila dia memiliki Brevet Komando Kopassus.

2. Brevet Para Utama

Brevet ini diberikan sebagai bentuk penghargaan Kopassus atas peningkatan kerja sama yang telah dilakukan selama ini dalam meningkatkan dan membina kemampuan di bidang keparaan.

3. Brevet Free Fall

Free Fall atau brevet terjun bebas didapat oleh seorang prajurit yang telah menempuh pelatihan khusus terjun bebas. Dilansir dari tni.mil.id, biasanya pelatihan ini dilakukan pada ketinggian 6.000 kaki di atas permukaan laut.

4. Brevet Pertempuran Hutan

Brevet ini diberikan kepada prajurit yang telah menempuh latihan pertempuran hutan (jugle warfare). Latihan pertempuran hutan diketahui sangat menguras tenaga, fisik, dan pikiran para prajurit. Selain harus menghadapi musuh yang sewaktu-waktu bisa datang menyerang, para prajurit juga dituntut harus bisa bertahan hidup di tengah belantara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!