Pembangunan Tol, Menguntungkan atau Merugikan?
Minggu, 30 April 2023 - 10:14 WIB
Foto/dok.SINDOnews
Candra Fajri Ananda
Staf Khusus Menteri Keuangan RI
LITERATUR teori pertumbuhan ekonomi baru menjelaskan bahwa infrastruktur memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian suatu wilayah. Teori tersebut memasukkan infrastruktur sebagai input dalam mempengaruhi output agregat. Oleh sebab itu, tak heran bila infrastruktur diyakini memiliki peran penting dalam mengembangkan dan meningkatkan efisiensi kegiatan ekonomi suatu negara. Infrastruktur tersebut di antaranya berupa pembangunan jalan raya, pelabuhan laut, lapangan terbang, kawasan industri, alat-alat perhubungan, serta fasilitas penyediaan air bersih dan listrik. Artinya, pembangunan infrastruktur fisik merupakan bagian integral dari pembangunan kelembagaan dan perekonomian yang bertumpu pada peningkatan produktivitas.
Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur fisik berkualitas akan memicu proses ekonomi sehingga menimbulkan dampak positif bagi ekonomi maupun sosial. Pembangunan infrastruktur yang berkualitas akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing wilayah, mempermudah arus pergerakan orang dan barang sehingga menimbulkan multiplier effect yang positif bagi kesejahteraan penduduk.
Infrastruktur jalan merupakan salah satu infrastruktur yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, sebagaimana yang tertuang dalam UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan yang menjelaskan bahwa jalan merupakan prasarana transportasi yang memiliki peran penting dalam ekonomi sehingga diistilahkan seperti urat nadi kehidupan masyarakat. Pembangunan jalan bebas hambatan atau jalan Tax On Location (TOL) ditujukan untuk pertumbuhan ekonomi yang baik dan berkualitas. Selama hampir sepuluh tahun terakhir, pembangunan infrastruktur – terutama jalan tol – masih menjadi prioritas Pemerintah dalam menghasilkan infrastruktur jalan bebas hambatan yang ekstensif guna mendorong produktivitas melalui transformasi yang bersifat struktural. Hal ini karena pembangunan jalan tol akan ditujukan untuk menghubungkan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik sekaligus meningkatkan daya saing.
Staf Khusus Menteri Keuangan RI
LITERATUR teori pertumbuhan ekonomi baru menjelaskan bahwa infrastruktur memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian suatu wilayah. Teori tersebut memasukkan infrastruktur sebagai input dalam mempengaruhi output agregat. Oleh sebab itu, tak heran bila infrastruktur diyakini memiliki peran penting dalam mengembangkan dan meningkatkan efisiensi kegiatan ekonomi suatu negara. Infrastruktur tersebut di antaranya berupa pembangunan jalan raya, pelabuhan laut, lapangan terbang, kawasan industri, alat-alat perhubungan, serta fasilitas penyediaan air bersih dan listrik. Artinya, pembangunan infrastruktur fisik merupakan bagian integral dari pembangunan kelembagaan dan perekonomian yang bertumpu pada peningkatan produktivitas.
Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur fisik berkualitas akan memicu proses ekonomi sehingga menimbulkan dampak positif bagi ekonomi maupun sosial. Pembangunan infrastruktur yang berkualitas akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing wilayah, mempermudah arus pergerakan orang dan barang sehingga menimbulkan multiplier effect yang positif bagi kesejahteraan penduduk.
Infrastruktur jalan merupakan salah satu infrastruktur yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, sebagaimana yang tertuang dalam UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan yang menjelaskan bahwa jalan merupakan prasarana transportasi yang memiliki peran penting dalam ekonomi sehingga diistilahkan seperti urat nadi kehidupan masyarakat. Pembangunan jalan bebas hambatan atau jalan Tax On Location (TOL) ditujukan untuk pertumbuhan ekonomi yang baik dan berkualitas. Selama hampir sepuluh tahun terakhir, pembangunan infrastruktur – terutama jalan tol – masih menjadi prioritas Pemerintah dalam menghasilkan infrastruktur jalan bebas hambatan yang ekstensif guna mendorong produktivitas melalui transformasi yang bersifat struktural. Hal ini karena pembangunan jalan tol akan ditujukan untuk menghubungkan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik sekaligus meningkatkan daya saing.
Lihat Juga :